Sejarah RT-RW (di Indonesia)

Posted on

Tidak banyak yang tahu tentang sejarah RT (Rukun Tetangga) dan RW (Rukun Warga) yang ada di masyarakat Indonesia. Saya pun baru mengetahui hari ini melalui sebuah koran. Selama ini RT-RW banyak membantu dalam memberi pelayanan kepada warganya. Dalam sejarah Indonesia, data – data masa pendudukan militer Jepang tidak banyak yang tersisa. Namun, salah satu peninggalan militer Jepang yang masih terasa sampai saat ini adalah RT-RW. Berdasarkan buku sejarah Indonesia karya Sartono Kartodirdjo,pada tanggal 8 Januari 1944, pemerintah militer Jepang yang menduduki nusantara memperkenalkan sistem tata pemerintahan baru yang disebut “Tonarigumi”(Rukun Tetangga, RT) dan “Azzazyokai”(Rukun Kampung,RK/RW).

Ketika itu pembentukan sistem ini bertujuan merapatkan barisan diantara penduduk Indonesia. Sistem ini bermaksud mengetatkan pengendalian pemerintah militer Jepang terhadap penduduk. Tonarigumi terdiri dari 10-20 rumah tangga, beberapa Tonarigumi dikelompokkan ke dalam Ku (desa atau bagian kota). Inilah salah peninggalan militer Jepang terhadap bangsa Indonesia (walo masih ada yg lain, seperti penggunaan bahasa Indonesia dlm kehidupan sehari-hari)

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s