ISHIHARA TEST

mata.jpgBy Kusdiyono ( Guru SMKN 38 Jakarta) 

Bagi beberapa SMK yang mensyaratkan calon siswanya untuk tidak buta warna, “Ishihara Test” bisa menjadi acuan untuk menguji ataupun mengetes mereka. Dari hasil test tadi

 

 

, berapa calon siswa yang ada gejala buta warna, buta warna setengah atau buta warna total. Di salah satu SMK Negeri Teknik Industri  di Jakarta pernah dicobakan kepada calon sisiwanya. Hasilnya diluar dugaan, dari calon siswa yang diterima melalui  PSB on-line, di atas 10 siswa yang terjaring. Hal ini menjadi problem tersendiri bagi sekolah tersebut, sebab status siswa telah diterima, sedangkan saat di test, ternyata ada yang buta warna. Bagi panitia, laporan dalam PSB on-line seperti apa, atau bagaimana ?

 Ada 6 gambar yang dapat diperlihatkan  pada calon siswa. Mereka ditanya angka berapa yang ada dalam lingkaran. Untuk lebih jauh Anda bisa mencari buku di toko-toko buku, atau melalui Google.com. Berikut gambar-gambar yang dapat dipakai serta ditampilkan dalam Slide atau pun Flash. Semoga bisa bermanfaat bagi siapa saja yang menbaca dan ada solusi bagi Panitia PSB DKI, bagi siswa yang terkena, sebab di Juknis belum diatur.

btwr1.jpg

      

About Kusdiyono

Guru yang mengajar di SMKN 38 Jakarta mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) dan KKPI (dulu). Tugas tambahan sebagai Wakabid Kesiswaan. Alamat Jl.Kebon Sirih No.98 Jakarta Pusat, telp/fax (021) 3441788/3506191. E-mail : kus_d@yahoo.com , kusdiyono@gmail.com
This entry was posted in Pendidikan. Bookmark the permalink.

20 Responses to ISHIHARA TEST

  1. opek says:

    tolongin aku dong mas, pak??????
    aku udah beberapakali ikutan test semacam ini tapi gagal cos gak ngerti warna mana aja yang di jadikan acuan

    tolong kirim tutorial nya ke emailku yah terima ksih

    Tutorialnya saya tidak punya…yang penting angka yang didalamnya saja yang diliatin. Kalo masih gak bisa berarti ada gejala buta warna/buta warna

  2. iday says:

    alow…..
    aku mau nanya nich kalo buta warna persial masih bisa di sembuhkan ato gak………???
    tolong infonya yach
    sebelumnya saya ucapkan terima kasih yach mas

  3. cassava says:

    salah satu diskriminasi nih, trus kalo buta warna bagaimana apa tidak boleh melanjutkan ke SMK atau sekolah yang diinginkan

    Nah kalo buta warna diijinkan, bagaimana dia akan membedakan warna bahan/kain/benang. Atau dia akan membedakan warna kabel ? Atau warna sayuran/minuman ?dll

  4. Trigs B says:

    Ada beberapa angka dalam 3 detik susah banget untuk mencari dan mendapatkannya… Tetapi kalau sudah tahu angka berapa sebelumnya, maka saya baru bisa menunjukkan angka tersebut dimana dan kelihtan pola bentuk angka berapa.

    Apa ini juga masuk kriteria buta warna? Karena saya pernah test dan mengalami hal tersebut di atas, dan oleh dokter divonis buta warna partial.

  5. Trigs B says:

    Ada beberapa angka dalam 3 detik susah banget untuk mencari dan mendapatkannya… Tetapi kalau sudah tahu angka berapa sebelumnya, maka saya baru bisa menunjukkan angka tersebut dimana dan kelihtan pola bentuk angka berapa.

    Apa ini juga masuk kriteria buta warna? Karena saya pernah test dan mengalami hal tersebut di atas, dan oleh dokter divonis buta warna partial.

  6. alkes2010 says:

    sekedar mengkoreksi:
    buku ishihara pada dasarnya tidak dijual bebas di pasaran umum. Kalaupun ada merupakan buku ishihara 10 plate atau 14 plate yang merupakan produk bajakan. Sedangkan standar yang digunakan oleh dokter mata di Indonesia adalah 24 plate dan atau 38 plate, yang kebanyakan adalah produk impor dari jepang atau Amerika Serikat yang harganya sendiri rata-rata di atas 1.5 juta

  7. legowo says:

    Saya seorang buta warna, dan saya sekarang uda bekerja di Salah satu Instansi Pemerintahan. Dulu saya sebelum masuk ke Instansi tersebut menjalani berbagai macam test termasuk Test Buta Warna (BW), saya pertama mengalami kegagalan, setelah test kedua dan ketiga Saya lolos dalam test Buta Warna tersebut…… Karena saya telah melakukan Terapi di Kebraon Surabaya Selama 1 Tahun dengan biaya Rp. 3Jt itupun ditanggung sampai sukses. Meskipun saya lolos dalam semua test buta warna, bukan berarti saya sembuh dari penyakit buta warna,,, karena pada waktu saya melakukan terapi saya hafal semua dengan angka2 tersebut….. sampai sekarangpun blum bisa sembu….,, Memang bagi penderita BW seperti saya ini Kepercayaan diri berkurang tidak seperti orang pada umumnya bisa mengatakan ini warna apa dan warna apa….,, TAPI SAYA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH KEPADA BAPAK AMIN YANG TELAH MENERAPI SAYA…… TERIMA KASIH BAPAK KU AMIN DI KEBRAON SURABAYA…..

  8. dani says:

    buat mas legowo mungkin anda angkatan pertama dari tempat terapi di pak Amin. karena saya yang berobat di pak Amin thn 2005 skrg sdh berdinas di tanjung pura tapi buta warna saya tdk bermasalah.saya sdh sembuh dan masih bisa melihat angka – angka diatas. kalau tes di TNI tdk bisa di hafal mas krn tesnya secara acak.terimakasih

    • syukur says:

      untuk pak dani, bisa bantu beritahu dimana saya bisa menghubungi pak amin? terimakasih banyak sebelumnya pak.

    • syukur says:

      untuk pak dani, bisa infokan nomor telpn atau alamat pak amin? terimakasih

      • SUHARJO,SE. says:

        ALAMAT PAK AMIN ATAU SUHARJO : KEBRAON INDAH PERMAI BLOK D – 11 KARANG PILANG SURABAYA TELP 03183390334 ATAU 085648061945

  9. ugieyanto says:

    sekedar tahu aja ya bagi orang yang normal. orang buta warna itu belum tentu nggak bisa membedakan warna. karena saya sendiri juga serorang buta warna, tapi saya masih bisa membedakan warna warna tunggal. saya mengalami kesulitan cuma di warna warna campuran dan buku ishihara

  10. joe says:

    mau tnya, ada gak standart jumlah soal yang harus di tes kan untuk tes buta warna?kalo ada,berapa soal kah yang di tes kan agar bisa memutuskan seseorang buta warna atau tidak, misal dari 10 soal dia salah menjawab 1 soal apakah sudah bisa di vonis seseorang menderita buta warna, tolong jawabanny di kirim ke email q juga y.makasih

  11. hendra says:

    ada gak jumlah soal yang harus di teskan untuk tes buta warna?kalo ada, berapa jumlah soal yang di tes kan?

  12. kusdiyono says:

    seseorang belum bisa dikatakan buta warna jika hanya 1 atau 2 soal yg tdk bisa terjawab, apalagi kalo soalnya sampai 20. Jumlah soal tergantung kebuthan dari tiap instansi/lembaga. Paling tdk yg dipakai buat tes adalah tes yg warna dasar (primer) lalu warna skunder

  13. dido99 says:

    saya juga buta warna parsial… dan itu tidak menjadi masalah saat saya masuk perguruan tinggi.. memang ada yang mengaruskan tidak boleh buta warna tapi bisa anda yakinkan bahwa buta warna parsial tidak akan mengganggu keinginan dan kecerdasan anda… bersyukur masih di beri mata yang sehat dan masih bisa melihat indahnya dunia

  14. syukur says:

    buat mas dani dan mas legowo, bisa bantu beritahukan dimana saya bisa menghubungi pak amin? terimakasih

  15. Andrea says:

    Buta warna, tdk bs disembuhkan. Ini dikarenakan penyebabnya adalah ketiadaan sel2 pengenal warna2 di mata.
    Ada yg tugasnya mengenal merah,hijau,dst.
    Tidak adanya sel2 ini,membuat penderita sulit membedakan warna dlm buku ishihara

  16. Ahnaf says:

    Tapi kn buta warna bisa diterapi kn?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s