Perempatan di belakang rumah Wagub

Hprapatan.jpgujan tanggal 1 Februari 2008 kemarin telah membawa dampak banjir dimana-mana. Salah satu lokasi langganan banjir di DKI Jakarta adalah perempatan kebon nanas. Tepatnya perempatan antara Jl.DI Panjaitan dengan prapatan12.jpgJl.Kebon Nanas (Otista III) Jakarta Timur.  Lokasi tersebut terletak beberapa ratus meter dari rumah pribadi Bapak Wagub DKI Jakarta. Juga tidak jauh dari Kantor Samsat Jakarta Timur dan Kanwil Depag DKI. Namun setiap kali hujan deras datang, pasti tergenang dan menyebabkan lalu lintas macet/terganggu. Pembenahan sudah dilakukan oleh Pemda DKI, mulai dari saluran air sampai peninggian jalan. Namun hasilnya, tetap saja masih banjir (seperti tampak pada gambar). Pertanyaannya salah siapa???

ditulis:Kusdiyono (Guru SMKN 38 Jakarta)

Advertisements

About Kusdiyono

Pada awalnya saya mengajar dan mengabdi pada SMK Negeri 38 Jakarta. Mata pelajaran yang saya ampu adalah Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) dan KKPI. Seiring perjalanan waktu, pengabdian saya membuahkan hasil, yakni dengan diangkatnya saya menjadi CPNS dan PNS. Selama di SMK Negeri 38 berbagai tugas tambahan diamanahkan pada saya, antara lain sebagai Kepala Lab Komputer, Kepala Perpustakaan, Pembina OSIS, Waka Kurikulum dan terakhir Waka Kesiswaan, Berbagai macam tugas tambahan tersebut tentu saja tidak diemban secara bersamaan, sangat tidak mungkin. Namun secara rotasi alias bergantian dengan sobat - sobat guru yang lain di 38. Waktu terus berjalan, deru perubahan dunia pendidikan juga demikian, tak terkecuali di SMK Negeri 38 Jakarta. Sayapun merotasi/memutasi diri ke Sekolah baru, tempat baru, yakni SMK Negeri 16 Jakarta, sejak Juli 2016 sampai dengan saat ini. Tidak berbeda dengan di 38, di SMK Negeri 16 saat ini saya diberikan tugas tambahan kembali sebagai Kepala Perpustakaan. Menikmati hidup, tidak "ngoyo", dan berusaha tidak menyakiti siapapun, sebab 1000 teman terlalu sedikit dan satu musuh terlalu dan amat banyak....
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

3 Responses to Perempatan di belakang rumah Wagub

  1. Kusdiyono says:

    Mohon ma’af untuk para pengunjung blog, untuk posting komentar terlupa dinonaktif, sehingga tdk bisa memberi komentar. Saat ini sudah bisa. Sekali lagi mohon ma’af

  2. Sy selalu hindari per4an itu saat hujan … semoga aja Pak Wagub bisa kerahkan stafnya utk tinggikan lokasi itu … tapi airnya nanti kemana ya 😀

  3. Pakteguh says:

    Kok bisa ya… padahalkan dekat rumah pak wagub.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s