Psikopat …

Dua minggu belakangan ini ada berita yang sangat menghebohkan, yaitu seorang gay yang telah membunuh 11 korban, dengan satu dimutilasi. Kesepuluh korban dikubur di tempat tinggalnya (Naudzubillah…). Semua media memuat dalam headline-nya. Saya jadi berpikir salah siapa ya..…sampai ada manusia yang sangat tega seperti itu. Orang tua, guru atau masyarakat ???? Kita tentu masih ingat dengan seorang manusia yang bernama Sumanto…. sekarang ada lagi ??

Advertisements

About Kusdiyono

Pada awalnya saya mengajar dan mengabdi pada SMK Negeri 38 Jakarta. Mata pelajaran yang saya ampu adalah Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) dan KKPI. Seiring perjalanan waktu, pengabdian saya membuahkan hasil, yakni dengan diangkatnya saya menjadi CPNS dan PNS. Selama di SMK Negeri 38 berbagai tugas tambahan diamanahkan pada saya, antara lain sebagai Kepala Lab Komputer, Kepala Perpustakaan, Pembina OSIS, Waka Kurikulum dan terakhir Waka Kesiswaan, Berbagai macam tugas tambahan tersebut tentu saja tidak diemban secara bersamaan, sangat tidak mungkin. Namun secara rotasi alias bergantian dengan sobat - sobat guru yang lain di 38. Waktu terus berjalan, deru perubahan dunia pendidikan juga demikian, tak terkecuali di SMK Negeri 38 Jakarta. Sayapun merotasi/memutasi diri ke Sekolah baru, tempat baru, yakni SMK Negeri 16 Jakarta, sejak Juli 2016 sampai dengan saat ini. Tidak berbeda dengan di 38, di SMK Negeri 16 saat ini saya diberikan tugas tambahan kembali sebagai Kepala Perpustakaan. Menikmati hidup, tidak "ngoyo", dan berusaha tidak menyakiti siapapun, sebab 1000 teman terlalu sedikit dan satu musuh terlalu dan amat banyak....
This entry was posted in Mau Baca..silahkan klik. Bookmark the permalink.

One Response to Psikopat …

  1. mintri says:

    kadang dalam sebuah masalah kita tidak harus mencari siapa yang salah dan siapa yang benar…. permasalahan gay telah ada sejak jaman sebelum nabi Muhammad diangkat sebagai rasul
    perkembangan yang kini sangat mengkhawatirkan adalah kita dan masyarakat pada umumnya terlalu permisif terhadap fenomena banci2an…. tak jarang malah kita ikut tertawa terbahak2 ketika seorang lelaki mengenakan pakaian wanita dalam sebuah acara hiburan di media televisi…. astaghfirullah….. padahal kemudian dalam mindset anak2 kita menangkap hal itu sebagai hal yg wajar dan diterima oleh masy…… belum lagi menjamurnya presenter “melambai” yg digemari audience….
    kita sebagai orang tua calon penerus hidup bangsa sudah seharusnya mulai mawas diri….. gempuran media kepada masyarakat untuk mengadaptasi pola hidup sekuler perlahan2 telah berimbas kepada pola pikir anak2 kita…

    Puasa begini saya suka banget dengan sinetron karya Dedi Mizwar, yaitu PPT (Para Pencari Tuhan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s