Pustakawan

Pustakawan adalah profesi yang bertugas mengelola perpustakaan. Selama ini profesi ini di sekolah dianggap sebagai profesi “buangan”, tempat  guru yang tidak kebagian jam mengajar, guru yang tidak professional dalam mengajar, dsb. Padahal menurut UU No. 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan, profesi pustakawan adalah profesi yang memerlukan syarat dan keahlian yang memadai, tidak boleh sembarang orang

Realitanya, perpustakaan yang ada di sekolah 90% dikelola oleh para guru dan tata usaha, sisanya 10% yang betul-betul dikelola para pustakawan murni. Para sarjana jurusan pustakawan jarang/enggan mengelola perpustakaan sekolah karena “insentif” yang masih rendah atau bahkan jauh di bawah para guru dan tata usaha. Mereka lebih suka mengelola perpustakaan di perguruan tinggi atau pun perpustakaan perusahaan.

Di pasal 30 ayat 6, UU No.43 tersebut dkatakan bahwa sekolah wajib mengalokasikan dana minimal 5% untuk kegiatan operasional perpustakaan. Jika apa yang ada dalam UU tersebut dapat terealisasi maka 3 tujuan utama perpustakaan, yaitu : wahana informasi, wahana edukasi dan wahana rekreasi akan dapat terwujud. Pada akhirnya sekolah akan menghasilkan lulusan sesuai dengan yang diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945 dan dalam UU Sistem Pendidikan Nasional. Amin…

Advertisements

About Kusdiyono

Pada awalnya saya mengajar dan mengabdi pada SMK Negeri 38 Jakarta. Mata pelajaran yang saya ampu adalah Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) dan KKPI. Seiring perjalanan waktu, pengabdian saya membuahkan hasil, yakni dengan diangkatnya saya menjadi CPNS dan PNS. Selama di SMK Negeri 38 berbagai tugas tambahan diamanahkan pada saya, antara lain sebagai Kepala Lab Komputer, Kepala Perpustakaan, Pembina OSIS, Waka Kurikulum dan terakhir Waka Kesiswaan, Berbagai macam tugas tambahan tersebut tentu saja tidak diemban secara bersamaan, sangat tidak mungkin. Namun secara rotasi alias bergantian dengan sobat - sobat guru yang lain di 38. Waktu terus berjalan, deru perubahan dunia pendidikan juga demikian, tak terkecuali di SMK Negeri 38 Jakarta. Sayapun merotasi/memutasi diri ke Sekolah baru, tempat baru, yakni SMK Negeri 16 Jakarta, sejak Juli 2016 sampai dengan saat ini. Tidak berbeda dengan di 38, di SMK Negeri 16 saat ini saya diberikan tugas tambahan kembali sebagai Kepala Perpustakaan. Menikmati hidup, tidak "ngoyo", dan berusaha tidak menyakiti siapapun, sebab 1000 teman terlalu sedikit dan satu musuh terlalu dan amat banyak....
This entry was posted in Pendidikan. Bookmark the permalink.

2 Responses to Pustakawan

  1. komariyah says:

    Pak, apa kabarnya?
    Bagaimana menurut bapak jika kita masyarakat smk membudayakan kehidupan perpustakaan supaya menjadi lebih ‘hidup’ dan syukur implementasinya berjalan sesuai undang-undang.
    Saya siap bergabung, karena sama- sama sedang membenahi perpuskaan si smk 8 jakarta, sesuai yang ditugaskan oleh pimpinanan sekolah.

  2. meutia says:

    maju terus pustakawan indonesia . . hehehee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s