Membedakan Guru dan Topeng Monyet

itu-itu saja

itu-itu saja

Anda pernah lihat topeng monyet beraksi?
Monyet melakukan berbagai aksi
pergi kepasar membawa keranjang,
berperang bawa senjata,
bekerja membawa pacul atau gerobak,
menari kuda lumping,
memakai topeng, bermain gitar
dan masih banyak lagi

tampak hebat
dengan iringan musik tradisional hingga keyboard,
apakah benar hebat
hingga banyak orang bersedia membayar?
sesungguhnya kemampuan monyet itu
hanya sebatas yang kita lihat
coba Anda perintahkan lakukan yang lain
monyet itu tak bisa
karena monyet mengulang-ulang terus
apa yang dia pentaskan

Lihatlah para guru
tampil percaya diri
berseragam dan beratribut
orasinya bagus penuh kata-kata bijak

Coba perhatikan seorang guru
tiga tahun terakhir
adakah perubahan dalam hal;
cara berbicara, cara memandang persoalan,
cara mengajar, cara bersikap,
keterampilan berhubungan dengan bahan ajar,
pemanfaatan sumber belajar, kemempuan berkomunikasi,
kemampuan pemanfaatan teknologi, dan lainnya

Ach …
mereka umumnya statis
setelah lulus sarjana
merasa tak perlu belajar lagi,
merasa nyaman dengan posisi dan kedudukannya,
tak mau berubah untuk lebih baik,
tak berani berkorban untuk kemajuan,
ingin menerima banyak, makin sedikit memberi

Sejak awal jadi guru
materi yang diajar tak berubah
kandungan bahan ajar tak diperbanyak
perkembangan teknologi tak dipedulikan,
alumni dapat kerja atau kuliah tak mau tahu,
sementara harga diri terus diangkat
tunjangan ini itu diperjuangkan
negara harus bayar mahal
profesi yang mencerdaskan anak bangsa
apakah bangsa ini makin cerdas?

Saya guru
sedang berfikir perbedaaan saya
dengan topeng monyet
Bagaimana dengan Anda?

Image: hobbygue.multiply.com

About Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building, Public Speaking also as photografer. Please visit; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com and http://dedidwitagama.wordpress.com
This entry was posted in Pendidikan, Tendik and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to Membedakan Guru dan Topeng Monyet

  1. ratutebu says:

    saiia bukan guru..

    mesti ikutan mikirin bedanyah ga?? *dijitakin*

  2. Saiia tak akan menjitak Anda … terlalau …tik, untuk disakitišŸ˜€

  3. chic says:

    saya bukan guru, dan ga pernah nonton topeng monyet.
    jadi, saya tidak dapat memikirkan bedanya..

    *nyungsep*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s