Lurus n Rapatkah Shalat Kita ?

Di bulan Ramadhan umat Islam melakukan shalat sunah tarawih, baik di surau maupun di masjid. Namun tidak sedikit yang melakukan “kekeliruan”. Sebelum shalat dimulai imam biasanya menyerukan “luruskan dan rapatkan !” karena salah satu kesempurnaan shalat adalah barisan (shaf) yang lurus dan rapat, tidak boleh ada celahnya. Jika ada maka akan dimasukin oleh setan dan sejenisnya, serta shalat menjadi kurang sempurna.

Dari beberapa masjid yang saya tarling (tarawih keliling) sekitar tempat tinggal, tidak sedikit yang shafnya tidak rapat alias bolong-bolong. Bahkan ada yang makmum di belakang sendirian, sang imam asik dengan “kecepatan” tarawih, tanpa melihat apakah makmum shafnya rapat dan lurus atau tidak. Bahkan ada yang enggan menutup shaf di depannya yang bolong, karena enggan pindah dari bawah kipas angin..(Masya Allah..)

Anak-anak setelah shalat Isya pada asik bermain perang-perangan dengan kain sarung di sekitar masjid/surau, tanpa ada yang menegur… (beginikah generasi muda Islam sekarang ??). Bahkan main petasan yang kadang kala menyebabkan tawuran antar pemuda, antar kampung.

Yang lebih keliru lagi ada yang melakukan shalat tarawih, puasa tapi tidak menjalankan shalat fardhu….

Advertisements

About Kusdiyono

Pada awalnya saya mengajar dan mengabdi pada SMK Negeri 38 Jakarta. Mata pelajaran yang saya ampu adalah Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) dan KKPI. Seiring perjalanan waktu, pengabdian saya membuahkan hasil, yakni dengan diangkatnya saya menjadi CPNS dan PNS. Selama di SMK Negeri 38 berbagai tugas tambahan diamanahkan pada saya, antara lain sebagai Kepala Lab Komputer, Kepala Perpustakaan, Pembina OSIS, Waka Kurikulum dan terakhir Waka Kesiswaan, Berbagai macam tugas tambahan tersebut tentu saja tidak diemban secara bersamaan, sangat tidak mungkin. Namun secara rotasi alias bergantian dengan sobat - sobat guru yang lain di 38. Waktu terus berjalan, deru perubahan dunia pendidikan juga demikian, tak terkecuali di SMK Negeri 38 Jakarta. Sayapun merotasi/memutasi diri ke Sekolah baru, tempat baru, yakni SMK Negeri 16 Jakarta, sejak Juli 2016 sampai dengan saat ini. Tidak berbeda dengan di 38, di SMK Negeri 16 saat ini saya diberikan tugas tambahan kembali sebagai Kepala Perpustakaan. Menikmati hidup, tidak "ngoyo", dan berusaha tidak menyakiti siapapun, sebab 1000 teman terlalu sedikit dan satu musuh terlalu dan amat banyak....
This entry was posted in Pendidikan and tagged , . Bookmark the permalink.

One Response to Lurus n Rapatkah Shalat Kita ?

  1. herr says:

    assalamu’alaykum,,,

    iya pak, kadang imam sudah bilang sawwu shufufakum…. kemudian ada makmum yang bilang sami’na wa atha’na tapi nggak diikuti gerakan merapatkan shaf, malah diem aja klo shafnya masih renggang.
    yah,,, itu sebagian potret umat Islam sekarang pak.

    salam kenal 🙂

    http://dwiheriyanto.wordpress.com/2008/09/10/download-aturan-shaf-shalat-berjamaah/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s