Hari Guru

Delapan belas tahun yang lalu, saya mulai menapaki dunia pendidikan guru sebagai seorang siswa calon guru olahraga (SGO). Kini tanpa terasa sudah menjadi guru bukan calon lagi. Guru mata pelajaran PPKN dan KKPI di SMK Negeri 38 Jakarta. Tanpa terasa pula guru sekarang sudah dihargai oleh pemerintah dengan gaji dan berbagi tunjangan yang diberikan (termasuk sertifikasi). Gaji guru sudah termasuk tinggi dibandingkan delapan belas tahun yang lalu. Guru sekarang “pahlawan dengan jasa” bukan “tanpa tanda jasa” lagi…

guru-blog1Namun….sudahkah para guru merubah cara mengajar dan mendidik para siswanya ? Atau masih berkutat dengan dengan cara delapan belas tahun yang lalu, menulis, mencatat, dsb. Masihkah guru enggan mengembangkan diri dengan terus belajar, berdiskusi dengan teman sejawat. Masihkah guru datang, lalu absen, mengajar, selesai, absen dan pulang ??? Tanpa memperdulikan para siswa dan lingkungan sekitar. Selain itu hanya mengeluh…mengeluh…dan mengeluh. Dimana syukur kita ?? Masih banyak para calon guru yang antri untuk menggantikan posisi para guru yang seperti tadi…Lebih baik ajukan pensiun dini…

About Kusdiyono

Guru yang mengajar di SMKN 38 Jakarta mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) dan KKPI (dulu). Tugas tambahan sebagai Wakabid Kesiswaan. Alamat Jl.Kebon Sirih No.98 Jakarta Pusat, telp/fax (021) 3441788/3506191. E-mail : kus_d@yahoo.com , kusdiyono@gmail.com
This entry was posted in Pendidikan and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to Hari Guru

  1. sutan kayo says:

    BAPAK IBU GURU YG AKAN SERTIFIKASI LEWAT PORTOFOLIO SAYA PUNYA TIPS DAN TRIK AGAR CEPAT LULUS DAN HEMAT BIAYA. HUBUNGI st.kayo@gmail.co.id PASTI BERES

  2. wyd says:

    bener, pak….
    waktu belum jadi guru punya impian segunung, tapi begitu diterima jadi guru maunya cuma mengajar sekian jam sesuai aturan pemerintah meski di sekolah masih kekurangan guru.
    kayaknya guru yang harus mengubah sikap dulu baru kesejahteraan dan lain2nya menyusul sendirinya

  3. nurhasnah says:

    Benar yang bapak tulis, setidaknya para guru harus mewajibkan dirinya untk belajar setiap hari, mengupdate ilmu setiap saat, dan tidak merasa puas dengan cuma datang, mengajar, lalu pulang, dan cek saldo di atm. Sayangnya, pak Kus, guru2 yang error begitu tidak membaca apa yang kita tulis ini karena mereka memang tidak tahu dan tidak mau untuk mencari ilmu baru. Insya Allah para guru lainnya, masih sangaaaat banyak yang mau menjadi pembelajar. Untuk kita sendiri ‘keep our spirit based on to be khalifah in 38’, oke? Syukran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s