“Bike to work, bike to school”

moda (motor sepeda)

moda (motor sepeda)

antik
antik

Berawal dari kebijakan pemda untuk siswa sekolah masuk jam 06.30 , maka saya berpikir membuat judul di atas. Argumentasinya adalah : 

 

Jika program masuk sekolah 06.30 berhasil, maka :

  1. jam kemacetan berkurang/berpindah jam
  2. anak akan bersekolah sesuai dengan tempat tinggalnya, artinya ia akan mencari sekolah yang dekat dengan rumahnya. Ini berarti akan menjadi “rayonisasi” pendidikan.
  3. Pemda, dalam hal ini Dinas Pendidikan (Dikdas or Dikmenti) harus mengubah sistem Penerimaan Siswa Baru (PSB) on-line yang sudah berjalan sekian lama.
  4. Jangka panjang agar guru tidak terlambat datang ke sekolah dan maksimal di sekolah, maka harus diatur sesuai dengan tempat tinggalnya pula. Ini juga berarti “rayonisasi” tenaga pendidik dan kependidikan. Untuk SD sepertinya sudah diterapkan.

Seandainya keempat tadi sudah berhasil, maka ke depan pemerintah bisa menerapkan Indonesia sehat 2010, terutama untuk DKI Jakarta. Programnya sederhana saja, yaitu “bike to work, bike to school”. Pemerintah bisa memberikan bantuan sepeda gratis untuk siswa atau pun guru (atau dengan harga yang terjangkau). Dampak jangka panjangnya adalah :

  1. kualitas udara bersih di Jakarta akan meningkat.
  2. industri sepeda akan meningkat, yang berarti tingkat pengangguran berkurang
  3. siswa smk bisa berkreasi dan inovasi untuk membuat sepeda yang simple dan murah meriah.

Anda setuju pembaca ?

Advertisements

About Kusdiyono

Pada awalnya saya mengajar dan mengabdi pada SMK Negeri 38 Jakarta. Mata pelajaran yang saya ampu adalah Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) dan KKPI. Seiring perjalanan waktu, pengabdian saya membuahkan hasil, yakni dengan diangkatnya saya menjadi CPNS dan PNS. Selama di SMK Negeri 38 berbagai tugas tambahan diamanahkan pada saya, antara lain sebagai Kepala Lab Komputer, Kepala Perpustakaan, Pembina OSIS, Waka Kurikulum dan terakhir Waka Kesiswaan, Berbagai macam tugas tambahan tersebut tentu saja tidak diemban secara bersamaan, sangat tidak mungkin. Namun secara rotasi alias bergantian dengan sobat - sobat guru yang lain di 38. Waktu terus berjalan, deru perubahan dunia pendidikan juga demikian, tak terkecuali di SMK Negeri 38 Jakarta. Sayapun merotasi/memutasi diri ke Sekolah baru, tempat baru, yakni SMK Negeri 16 Jakarta, sejak Juli 2016 sampai dengan saat ini. Tidak berbeda dengan di 38, di SMK Negeri 16 saat ini saya diberikan tugas tambahan kembali sebagai Kepala Perpustakaan. Menikmati hidup, tidak "ngoyo", dan berusaha tidak menyakiti siapapun, sebab 1000 teman terlalu sedikit dan satu musuh terlalu dan amat banyak....
This entry was posted in Pendidikan and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to “Bike to work, bike to school”

  1. alhamdulillah … kaya’nya Pak Kus semakin enyteng menulis … terlihat sangat mengalir … bravo, selamat … pasti sangat bermanfaat buat banyak fihak … mungkin bisa diperbanyak materi yg sesuai dengan mata pelajaran yang diampu Pak Kus … salam buat smua di 38, semoga sukses antar anak ke dunia kerja

  2. B49035 says:

    1 lagi yang kurang :

    memindahkan jam keluarnya polusi udara lebih awal Oomm

  3. rHaty says:

    duh….duhhh..duhhhhh

    ada” aZ ci,,,,,masuk kulah pake acara dipercepet ???

    ada juga Jm masuK n’Tu di siangin dikit dunn,,,,

    kLo kita masuk Jm 8 kan Enakk,,,,jdY na taq ada y9 telat !!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s