Kutil (kurang teliti)

Suatu hari seorang wartawan melihat orang sedang berkerumun melihat korban tabrak lari. Orang-orang begitu penuh menyaksikan sang korban tabrakan. Sang wartawan mencoba untuk mendekat dan mencoba mengambil gambar. Tapi saking penuhnya orang yang nonton, wartawan tersebut tetap tidak bisa melihat sang korban. Lalu wartawan ini punya akal, di tengah kerumunan massa dia berteriak ,”Permisi, saya bapaknya korban mau lewat !”. 

“Permisi, saya bapaknya korban mau lewat !”. Begitu diulang-ulang.  Mendengar teriakan wartawan tadi massa memberikan jalan, sambil terheran-heran… Akhirnya wartawan tadi sampai di depan korban tabrak lari tersebut. Ia begitu kaget,terperangah dan  malu. Sebab korban tabrak lari tersebut adalah “seekor anak monyet ” !!!!!!! 

About Kusdiyono

Guru yang mengajar di SMKN 38 Jakarta mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) dan KKPI (dulu). Tugas tambahan sebagai Wakabid Kesiswaan. Alamat Jl.Kebon Sirih No.98 Jakarta Pusat, telp/fax (021) 3441788/3506191. E-mail : kus_d@yahoo.com , kusdiyono@gmail.com
This entry was posted in Mau Baca..silahkan klik and tagged , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Kutil (kurang teliti)

  1. adit says:

    ha…haaa..haaa….lucu juga, emang dasar pak kus klo lagi keluar ngocolnya oke juga

  2. waduh…..jangan2 wartawannya kejar setoran lagi….blom dpt berita kali tuh,,,,hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s