Letak Kekuatan Israel

Israel sebuah gerombolan kecil, yang terdiri dari orang-orang hebat, daerah kekuasaannya bukan sebuah Negara, juga bukan sebuah kampung kecil, tapi sebuah daerah besar hasil merampok tanah bangsa lain, kelompok seperti ini bisa diibaratkan sebuah gerombolan kecil dengan nyali kecil, cuma dengan taktik yang hebat.
Bisa dibayangkan, dengan jumlah warga yang hanya sekian juta, dan dengan daerah caplokan sekian hektar bisa menjadikan Eropa dan Amerika sebagai budak.
Dimana sebenarnya letak kekuatan mereka? Ada tiga letak kekuatan Israel, pertama kekuatan lobi, kedua kemampuan menguasai media massa, baru yang ketiga kekuatan militer.
Dengan kekuatan lobi, Israel bisa menguasai bagian-bagian penting dalam pemerintahan Eropa dan Amerika, bahkan lebih miris lagi, ternyata setiap politikus di sana, jika ingin menjadi pejabat, harus minta restu ke wakil-wakil Israel, kepentingan Israel menjadi ajang tawar menawar memangku jabatan, kamu mau menjadi pejabat? Maka kamu harus mendukung Israel, kalau tidak! Jangan harap kamu bisa menang dalam Pemilu, sungguh memilukan sekaligus memalukan, Negara-negara besar seperti Amerika atau yang ada di Eropa harus menjungjung kepentingan segelintir perompak di atas kepentingan mereka atau bahkan warga mereka, kuncinya hanya satu, Israel memiliki jalur lobi yang sangat kuat di sana.
Kedua, Israel memiliki kemampuan menguasai media massa dan opini umum, mereka adalah perampok yang sanggup mengopinikan kepada masyarakat bahwa kekejaman mereka merupakan ajang untuk membela diri, kita bisa saksikan sendiri, berapa kali Israel membunuh masyarakat sipil baik anak-anak, perempuan maupun orang-orang tua, dalih mereka hanya satu membela diri, sedangkan di pihak lain, orang-orang Palestina yang sebenarnya membela diri dianggap teroris. Siapa yang mengatakan kepada masyarakat dunia bahwa penjajah seperti Israel dianggap membela diri, sedangkan orang yang memperjuangkan kemerdekaan negaranya, atau bahkan yang terakhir perjuangan untuk sekadar hidup aman adalah kelompok teroris? Semuanya dilakukan media, mengapa Israel bisa? Mereka memiliki dana yang kuat, sehingga bisa membuat media besar, setelah itu media-media didikan tersebut menggiring opini masyarakat umum sesuai keinginan mereka dan bukan sesuai dengan hati nurani kebenaran.
Saya tak terlalu pandai politik, saya tak terlalu pandai ilmu media massa, tapi saya punya hati nurani, yang masih bisa mengatakan bahwa mencuri daerah orang, itu kejahatan, bagaimanapun caranya, saya masih sanggup mengatakan bahwa membasmi orang-orang tak bersalah dengan senjata terlarang itu kejahatan, membiarkan orang-orang tak bersalah kelaparan dan berada dalam kemiskinan, sehingga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja tidak ada, itu kejahatan, dan berbohong kepada masyarakat dunia itu, kejahatan.
Sebenarnya setiap orang bisa menyangsikan opini yang berkembang di dunia selama ini, pertama, mengapa orang-orang Eropa dan Amerika melarang mengkaji ulang hasil pembasmian orang-orang Yahudi di Jerman? Kedua, mengapa masyarakat dunia membiarkan orang-orang Israel berbohong mengenai konflik Palestina, dan mengapa yang dibiarkan berbicara pada masyarakat dunia hanya Israel dan antek-anteknya, yang suka berbohong itu, sedangkan kenyataan kehidupan orang Palestina sendiri tidak ada yang berani menyuarakan, kecuali atas nama kemanusiaan? Saya sendiri sudah terlalu muak mendengar pernyataan-pernyataan mereka di Media, terlalu muak melihat wajah mereka di media, terlalu muak mendengar pidato-pidato mereka di media-media. Saya sudah bosan dibohongi, saya sudah bosan dikerjain! Ketika presiden Amerika atau pemimpin-pemimpin Eropa lainnya memberikan pernyataan, ini demi kemerdekaan, ini demi kebebasan, maka kita harus mendukung demokrasi! Mendengar pernyataan seperti ini, kadang saya berkata dalam diri, tutup mulutmu kawan! Sudah bau, masih berbohong lagi!
Kekuatan Israel yang ketiga baru ada di senjatanya, dan ini tidak seberapa, jika dibanding dua kekuatan mereka yang pertama tadi.
Sampai di sini, saya teringat bunyi hadis Nabi, yang intinya seperti ini: kekuatan bangsa Yahudi bukan terletak dalam dirinya, tapi pada kemampuan mereka memperalat orang lain.
Dan satu hal yang membuat saya heran! Orang-orang Amerika dan Eropa itu katanya pandai-pandai, tapi mengapa mereka kok mau diperalat Israel? Mereka lebih suka membuat bangsanya sendiri sengsara daripada tidak membantu Israel, ini terbaca dari adanya krisis yang melanda Amerika, masyarakat Amerika sengsara, pemerintahnya masih saja ngurusin Israel! Sedangkan Israel sendiri malah tenang-tenang saja!

Sumber http://polhukam.kompasiana.com/2010/01/12/letak-kekuatan-israel/

About Kusdiyono

Guru yang mengajar di SMKN 38 Jakarta mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) dan KKPI (dulu). Tugas tambahan sebagai Wakabid Kesiswaan. Alamat Jl.Kebon Sirih No.98 Jakarta Pusat, telp/fax (021) 3441788/3506191. E-mail : kus_d@yahoo.com , kusdiyono@gmail.com
This entry was posted in Politik and tagged , , . Bookmark the permalink.

One Response to Letak Kekuatan Israel

  1. miftahdzulfalah says:

    ayo kita brdo’a u/ para penguasa yg bekuasa dan mampu untuk sesegeranya brtindak atas semuanya, semoga Allah SWT mengampuni kita semua, ALLAHU AKBAR . . . !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s