Korupsi Waktu

Pemerintah Provinsi DKI sudah 3 bulan lebih memberlakukan absen elektronik untuk semua dinas/UPT yangada di bawahnya, terutama untuk PNS dan CPNS. Lalu kemudian menyatukan semua tunjangan dalam bentuk TKD (Tunjangan Kesejahteraan Daerah), dan diprotes oleh para guru karena dianggap kurang adil. Namun seiring dengan berjalanya waktu dan peraturan, tidak sedikit para pegawai yang mulai “mengakali” absen elekroni (absen masuk dan jam pulang dengan jari/tangan). Mereka datang pagi hari, kemudian absen, setelah itu pergi untuk urusan pribadi (bukan urusan dinas) dan kembali lagi sore hari untuk absen jam pulang. Hal yang demikian bukankah sama saja dengan “korupsi” waktu ??? Dia datang dan dianggap masuk, tapi kemudian dia pergi mengerjakan bukan urusan pekerjaan/dinas…di akhir bulan dia mendapatkan TKD penuh tanpa potongan (selain pajak)…”Masya Allah”…

Kenapa mesti tidak ikhlas untuk dipotong TKD-nya, jika memang ada keperluan pribadi sehingga terpaksa ijin atau memang sakit harus istirahat di rumah ???? Ada satu ayat yang buat dalam Islam yang bisa buat pegangan “Barang siapa bersyukur dengan nikmat yang Kuberikan, niskaya akan Kutambah, dan barang siapa yang tidak bersyukur dengan nikmat yang Kuberikan…..”

Advertisements

About Kusdiyono

Pada awalnya saya mengajar dan mengabdi pada SMK Negeri 38 Jakarta. Mata pelajaran yang saya ampu adalah Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) dan KKPI. Seiring perjalanan waktu, pengabdian saya membuahkan hasil, yakni dengan diangkatnya saya menjadi CPNS dan PNS. Selama di SMK Negeri 38 berbagai tugas tambahan diamanahkan pada saya, antara lain sebagai Kepala Lab Komputer, Kepala Perpustakaan, Pembina OSIS, Waka Kurikulum dan terakhir Waka Kesiswaan, Berbagai macam tugas tambahan tersebut tentu saja tidak diemban secara bersamaan, sangat tidak mungkin. Namun secara rotasi alias bergantian dengan sobat - sobat guru yang lain di 38. Waktu terus berjalan, deru perubahan dunia pendidikan juga demikian, tak terkecuali di SMK Negeri 38 Jakarta. Sayapun merotasi/memutasi diri ke Sekolah baru, tempat baru, yakni SMK Negeri 16 Jakarta, sejak Juli 2016 sampai dengan saat ini. Tidak berbeda dengan di 38, di SMK Negeri 16 saat ini saya diberikan tugas tambahan kembali sebagai Kepala Perpustakaan. Menikmati hidup, tidak "ngoyo", dan berusaha tidak menyakiti siapapun, sebab 1000 teman terlalu sedikit dan satu musuh terlalu dan amat banyak....
This entry was posted in Pendidikan and tagged , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Korupsi Waktu

  1. dealer pulsa says:

    memang korupsi waktu dan males sudah melekat pada kita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s