(Praktik) Model Pembelajaran :”JIGSAW”

Metode Pembelajaran : JIGSAW ( Model Tim Ahli)

Matpel Pend.Kewarganegaraan Kelas XII

by : Kusdiyono

Langkah – langkah :

1. Peserta didik dikelompokkan ke dalam ± 5 anggota tim

2. Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang berbeda (materi terlampir di bawah)

3. Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang ditugaskan (ada di buku/modul siswa)

4. Setiap anggota mendiskusikan materi yang telah didapat dalam kelompoknya

5. Anggota dari tim yang berbeda yang telah mempelajari bagian/sub bab/sub kompetensi yang sama bertemu dalam kelompok baru (kelompok “ahli”) untuk mendiskusikan sub kompetensi mereka

6. Setelah selesai berdiskusi sebagai tim “ahli” tiap anggota kembali ke kelompok asal dan bergantian menjelaskan kepada teman mereka tentang sub bab/sub kompetensi yang mereka kuasai, dan tiap anggota lainnya mendengarkan dengan sungguh – sungguh

7. Tiap tim “ahli” mempresentasikan hasil diskusi (disertai tanya jawab)

8. Guru memberikan evaluasi (ataupun materi)

9. Penutup

Standar Kompetensi :

2. Mengevaluasi berbagai sistem pemerintahan

Kompetensi Dasar :

2.1. Menganalisis sistem pemerinta-han di berbagai negara.

2.2. Menganalisis pelaksanaan sistem pemerintahan negara Indonesia.

2.3. Membandingkan pelaksanaan sistem pemerintahan yang berlaku di Indonesia dengan negara lain.

Indikator

 Menjelaskan pengertian pemerintahan.

 Menguraikan berbagai bentuk pemerintahan.

 Mendeskripsikan berbagai sistem pemerintahan.

 Menganalisis sistem pemerintahan di beberapa negara.

Guntingan kata/kalimat untuk diskusi berdasarkan Indikator di atas (untuk pembagian kelompok) :

1. Sistem dan Bentuk Pemerintahan

2. Ciri sistem pemerintahan parlementer

3. Ciri sistem pemerintahan presidensiil

4. Sistem pemerintahan di Amerika Serikat

5. Sistem pemerintahan di Inggris

About Kusdiyono

Pada awalnya saya mengajar dan mengabdi pada SMK Negeri 38 Jakarta. Mata pelajaran yang saya ampu adalah Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) dan KKPI. Seiring perjalanan waktu, pengabdian saya membuahkan hasil, yakni dengan diangkatnya saya menjadi CPNS dan PNS. Selama di SMK Negeri 38 berbagai tugas tambahan diamanahkan pada saya, antara lain sebagai Kepala Lab Komputer, Kepala Perpustakaan, Pembina OSIS, Waka Kurikulum dan terakhir Waka Kesiswaan, Berbagai macam tugas tambahan tersebut tentu saja tidak diemban secara bersamaan, sangat tidak mungkin. Namun secara rotasi alias bergantian dengan sobat - sobat guru yang lain di 38. Waktu terus berjalan, deru perubahan dunia pendidikan juga demikian, tak terkecuali di SMK Negeri 38 Jakarta. Sayapun merotasi/memutasi diri ke Sekolah baru, tempat baru, yakni SMK Negeri 16 Jakarta, sejak Juli 2016 sampai dengan saat ini. Tidak berbeda dengan di 38, di SMK Negeri 16 saat ini saya diberikan tugas tambahan kembali sebagai Kepala Perpustakaan. Menikmati hidup, tidak "ngoyo", dan berusaha tidak menyakiti siapapun, sebab 1000 teman terlalu sedikit dan satu musuh terlalu dan amat banyak....
This entry was posted in Pendidikan, SMKN 38 JAKARTA and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to (Praktik) Model Pembelajaran :”JIGSAW”

  1. olivia says:

    apa kelemahan dari metode jidsaw ini?

  2. kusdiyono says:

    @olivia : waktu dan pengawasan utk kelas yg besar

  3. darsiti says:

    Lumayan teorinya, bisa menambah wawasan guru ttg metode pembelajaran. tulis lebih banyak lagi ya Pak, trus share-kan dengan teman-tewman.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s