Acara Musik di TV

Melihat tayangan musik di televisi saat ini sudah sangat banyak. Hampir di semua tv ada, hampir di semua waktu ada, mulai pagi, siang, sore bahkan malam hari. Yang menyaksikan langsung juga tidak sedikit, baik yang datang karena ingin nonton atau karena ingin mendapatkan kaos dan sedikit uang transport dari yang menyelenggarakan. Luar biasa ternyata animo dari generasi muda Indonesia untuk andil di dalamnya. Apalagi ditambah dengan berbagai acara pencarian bakat yang digelar di sejumlah tv…woooww..fantastik !!

musikNamun ada yang membuat kita berpikir lebih jauh, yakni acara-acara tersebut beberapa ditayangkan di waktu yang seharusnya bagi umat muslim melakukan ibadah shalat maghrib, mengaji, belajar bersama, bahkan sampai shalat isya. Masjid menjadi semakin sepi dari jamaah yang generasi muda, masjid hanya diisi oleh jamaah yang sudah “sepuh”.

Di negara ini banyak ulama dan kyai, tapi kemana suara mereka ???Akan dibawa kemana generasi muda kita ? Salahkah jika generasi muda suka dengan musik ? Tentu saja tidak, yang salah adalah jam tayang yang tidak tepat dengan waktu umat Islam beribadah berjamaah. Umat Islam semakin dijauhkan dari masjidnya, ulama/guru ngaji/imam semakin dijauhkan dari jamaahnya. Masjid hanya ramai pada saat shalat Jumat, itupun tidak sedikit yang datang saat khutbah Jumat sudah mau selesai.

Kekhawatiran selaku muslim pun muncul, jangan-jangan benar apa yang pernah disampaikan oleh Rasulullah SAW, bahwa suatu saat umat Islam akan seperti buih dilautan, banyak tapi tiada arti, banyak tapi mudah terombang-ambing oleh ombak yang ada. Banyak tapi mudah dipecah-belah, mudah diadu domba….Masya Allah, jangan sampai ini terjadi ya Allah…

Dalam buku yang pernah saya baca, bahwa umat Islam akan berjaya di dunia, jika SHALAT SUBUH UMAT ISLAM SUDAH SEPERTI SHALAT JUMAT..artinya masjid sudah ramai, shalat subuh penuh dengan jamaaah, penuh dengan orang yang berniaga…Shalat yg lain pasti lebih banyak jamaahnya. Tapi kapan ???? Para musuh Islam sudah tahu akan hal tersebut, maka dengan berbagai cara mereka menjauhkan umat dari masjidnya, menjauhkan umat dari ulamanya…memasukkan paham sekulerisme, liberalisme dlm kehidupan sehari-hari generasi muda Islam, tanpa mereka sadari…

About Kusdiyono

Guru yang mengajar di SMKN 38 Jakarta mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) dan KKPI (dulu). Tugas tambahan sebagai Wakabid Kesiswaan. Alamat Jl.Kebon Sirih No.98 Jakarta Pusat, telp/fax (021) 3441788/3506191. E-mail : kus_d@yahoo.com , kusdiyono@gmail.com
This entry was posted in Agama and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s