Orang Tuli dan Penjual Gudeg

Ginting, seorang profesional asal Medan, namun agak tuli, baru pertama kali ke Jogja.
Suatu hari ia ingin sekali minum minuman khas daerah Jogja, yaitu es dawet (cendol).
Ginting: “Mbak, beli dawetnya.”
Mbak: “Sampun telas, mas.”
Ginting: “Iya dong, tampung di gelas ya Mbak …”
Mbak: “Mboten wonten, mas.”
Ginting: “Betul, memang saya suka pake santen…”
Mbak: “Ojo ngono, mas.”
Ginting: “Aku sdh tau Mbak, yang ijo-ijo itu khan!? di Jakarta, namanya cendol!”
Mbak: (agak kesal) “Kowe sinting ya?”
Ginting: “Lho!? Koq Mbak bisa tau namaku Ginting…?”
Mbak: (tambah kesal) “Wong edan!”
Ginting: “Wah .. Mbak hebat sekali! Saya memang orang Medan!”
Mbak: (mulai menggerutu) “Ora duwe otak.!!”
Ginting: “Benar … benar, Mbak!! Saya orang Batak! Ha..ha..ha… Horas!”
Mbak: (stress..)”Dasar budeg ..!!!’
Ginting: “Yang aku pesan dawet Mbak… bukan gudeg!”
Mbak: “Sampeyan kurang kerjaan to?”
Ginting : “Benar sekali Mbak, teman2 ku di FB memang pada kurang kerjaan! Yang kayak gini2 juga dibaca sampai abis…”

About Kusdiyono

Guru yang mengajar di SMKN 38 Jakarta mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) dan KKPI (dulu). Tugas tambahan sebagai Wakabid Kesiswaan. Alamat Jl.Kebon Sirih No.98 Jakarta Pusat, telp/fax (021) 3441788/3506191. E-mail : kus_d@yahoo.com , kusdiyono@gmail.com
This entry was posted in Mau Baca..silahkan klik and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Orang Tuli dan Penjual Gudeg

  1. anto fuji says:

    ha ha haaaaaaaaaaaa….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s