drive thru samsat

Hari ini, Sabtu 25 Agustus 2012 saya ke kantor Sistem Manunggal Satu Atap atau lebih populer dengan nama SAMSAT Jakarta Timur, yaitu di Jl. DI Panjaitan – Kebon Nanas Jakarta Timur. Ternyata pelayanan yang diberikan betul – betul “cepat saji”, tidak pakai lama dan bertele-tele. Saya cukup menyediakan persyaratan yang diminta, yaitu :

  1. STNK asli
  2. BPKB asli
  3. KTP/SIM asli
  4. Kendaraan yang akan diperpanjang

Berbeda dengan bulan/tahun sebelumnya, saya masih menggunakan cara biasa, yaitu saya datang ke kantor Samsat jakarta Timur, lalu mengisi formulir dilengkapi dengan asli dan foto kopi dari 4 syarat di atas. Setelah itu saya harus antri untuk mengambil nomor antrian, kemudian dipanggil sesuai dengan nomor antrian. Kemudian mengecek STNK yang diperpanjang, jika tidak ada kesalahan cetak, lalu bayar di kasih. Terakhir menunggu untuk dipanggil, selanjutnya diberikan kembali STNK yang diperpanjang berikut bukti pembayaran pajak kendaraannya. Semua proses tadi memerlukan waktu minimal 1 jam bahkan lebih.

Sangat berbeda dengan Pelayanan Samsat yang Drive Thru, waktu yang diperlukan sejak antri sampai kelar, hanya 10 – 15 menit…tanpa mengisi formulir apapun. Hanya satu kelemahan sistem Drive Thru, yaitu belum bisa melayani yang “plat nomor”nya habis, serta yang pajaknya terlambat alias kena denda…Namun tetap lebih baik dibandingkan dengan cara konvensional yang tidak sedikit menawarkan jasa bantuannya, alias calo..

Advertisements

About Kusdiyono

Pada awalnya saya mengajar dan mengabdi pada SMK Negeri 38 Jakarta. Mata pelajaran yang saya ampu adalah Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) dan KKPI. Seiring perjalanan waktu, pengabdian saya membuahkan hasil, yakni dengan diangkatnya saya menjadi CPNS dan PNS. Selama di SMK Negeri 38 berbagai tugas tambahan diamanahkan pada saya, antara lain sebagai Kepala Lab Komputer, Kepala Perpustakaan, Pembina OSIS, Waka Kurikulum dan terakhir Waka Kesiswaan, Berbagai macam tugas tambahan tersebut tentu saja tidak diemban secara bersamaan, sangat tidak mungkin. Namun secara rotasi alias bergantian dengan sobat - sobat guru yang lain di 38. Waktu terus berjalan, deru perubahan dunia pendidikan juga demikian, tak terkecuali di SMK Negeri 38 Jakarta. Sayapun merotasi/memutasi diri ke Sekolah baru, tempat baru, yakni SMK Negeri 16 Jakarta, sejak Juli 2016 sampai dengan saat ini. Tidak berbeda dengan di 38, di SMK Negeri 16 saat ini saya diberikan tugas tambahan kembali sebagai Kepala Perpustakaan. Menikmati hidup, tidak "ngoyo", dan berusaha tidak menyakiti siapapun, sebab 1000 teman terlalu sedikit dan satu musuh terlalu dan amat banyak....
This entry was posted in Sosial Budaya and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s