Guru 3K

Ada 3 macam guru, pemenang, tukang mengeluh, dan pemalas. Jika kita mengajar dengan bersemangat, maka kita tidak akan merasa lelah. Dulu sepi peminat, sekarang banyak diburu, itulah profesi guru. Dulu hanya digelari pahlawan tanpa tanda jasa, kini diganjar dengan sertifikat ajaib lewat program sertifikasi guru. Benarkah ini cara tepat mengangkat kemuliaan profesi guru ? Atau, ini cara sempurna menghancurkan karakter guru ?

Semua guru pasti butuh uang, tetapi uang bukan segalanya dalam hidup, itulah titah orang bijak. Memikirkan cara untuk menjadi lebih profesional jauh lebih penting daripada meminta belas kasihan dari pemerintah untuk dinaikkan pangkat dan ditambah kesejahteraannya.

Kesejahteraan adalah buah dari kerja keras guru yang pandai bersyukur. Belajar tiada henti untuk berpikir dan berperilaku profesional adalah wujud rasa syukurnya. Sosok guru berciri pembelajar sejati, pekerja keras, jujur, disiplin, rela berkorban, itulah karakter sesungguhnya yang mesti dimiliki oleh seorang guru. Karena karakter, sesungguhnya kesejahteraan hidup akan mudah diraih.

GURU 3K

Eri Sudewo (2010) menyebut 3K, kunci penentu sukses hidup seseorang. Kapasitas, kapabilitas, dan karakter. Kapasitas itu daya tampung. Karena anugerah, tiap orang berbeda kapasitasnya. Kemampuan memanfaatkan kapasitas, itulah kapabilitas. Karakter adalah sejumlah sifat baik yang menjadi perilaku sehari – hari.

Jika sejak kecil punya kecerdasan luar biasa, pandai mengajar, itulah salah satu tanda seseorang punya kapasitas jadi guru. Alangkah hebatnya jika kapasitas dikembangkan dengan melakukan berbagai cara, misal kuliah di universitas keguruan. Lantas hidupnya disempurnakan dengan sifat baik yang setia ditunjukkan dalam perilaku kesehariannya.

Semakin hebat karir profesionalnya, semakin ikhlas mengajarnya. Jika gaji tak mampu mencukupi hidupnya, tekad pengabdiannya kian teruji. Jika mulut sudah kadung berjanji siap mengabdi di seluruh wilayah nusantara, pantang untuk bernegosiasi bisa mengajar di tempat yang dikehendaki. Itulah guru berlisensi 3K, sosok yang mampu membantu bangsa ini keluar dari keterpurukan dan mampu membentuk karakter anak – anak bangsa.

Guru tanpa karakter, walau kapasitas dan kapabilitasnya hebat, bisa jadi hidupnya celaka dan mencelakakan orang lain. Dulu tidak mau menjadi guru, tapi karena ada kemungkinan jadi lebih kaya, kini niatnya berubah ingin jadi guru. Jika ditugaskan di kota siap melakoninya, namun ketika ditugaskan di desa, jadi guru setengah hati terpaksa dijalani.

Bagi guru berkarakter, uang dan seabrek kenikmatan dunia lainnya adalah fasilitas hidup, bukan tujuan hidup. Dia mencermati kapasitas dirinya, lalu belajar terus untuk meningkatkan kapabilitas diri. Dia tidak silau pada kemegahan dunia, sederet gelar terhormat, struk gaji yang mencengangkan dan kendaraan hebat yang ditungganginya. Karena semua itu takkan dibawa mati. Baginya mewariskan ilmu bermanfaat dan menjadikan siswanya jadi anak – anak yang saleh, tujuan utama yang hendak dituju.

Guru berkarakter, hidupnya selamat dan menyelamatkan orang – orang yang dididiknya. Sesungguhnya hidupnya adalah cerminan keluasan ilmu, kekokohan jiwa pengabdian dan teladan sempurna untuk diikuti siswanya.

Disarikan dari Tabloid DPF, Inspirasi Masyarakat Pembelajar hal.7-9 oleh Asep Sapa’at (trainer pendidikan)

Selamat Hari Guru tahun 2012 bagi para Guru di Indonesia”…25 November 2012

“Terima kasih untuk para guruku, yang telah mendidikku selama ini, baik saat SD, SMP, SGO dan saat Kuliah. Semoga Allah membalas jasa – jasa yang tekah engkau berikan….”

About Kusdiyono

Guru yang mengajar di SMKN 38 Jakarta mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) dan KKPI (dulu). Tugas tambahan sebagai Wakabid Kesiswaan. Alamat Jl.Kebon Sirih No.98 Jakarta Pusat, telp/fax (021) 3441788/3506191. E-mail : kus_d@yahoo.com , kusdiyono@gmail.com
This entry was posted in Pendidikan and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s