Asal-Usul Kalender Masehi

Kalender Julian yang menskralkan Dewa Janus, dewa bermuka dua anak dari dewa Apolo dan cucu Mahadewa Jupiter/Zeus diadopsi dalam kalender Masehi pada abad ke-6 oleh seorang biarawan Dionysius Exignus. Istilah lain kalender Masehi adalah Anno Domini (AD) yang berarti tahun Tuhan kita, dan sebaliknya jaman prasejarah atau Sebelum Masehi disebut Before Christ (BC) yang berarti tahun sebelum Yesus lahir. Sistem ini dirancang mulai tahun 525.

Selain itu dalam bahasa Inggris juga dikenal sebutan Common Era (Era Umum) dan Before Common Era/BCE (Sebelum Era Umum) bagi orang yang tidak ingin menggunakan tahun Kristen.

Penguasa Romawi Julius Caesar menetapkan 1 Januari sebagai hari permulaan tahun baru semenjak abad ke-46 SM. Orang Romawi mempersembahkan hari ini ( 1 Januari) kepada Janus, dewa segala gerbang, pintu – pintu, dan permulaan (waktu). Bulan Januari diambil dari nama Janus sendiri, yaitu dewa yang memiliki 2 wajah, sebuah wajah mengahadap ke (masa) depan dan sebuahnya lagi menghadap ke (masa) lalu. (“the word book encyclopedia, 1984, volume 4 hlm.237”).

Dalam mitologi Romawi, Dewa Janus adalah sesembahan kaum Pagan Romawi. Bulan Januari (bulannya dewa Janus) ditetapkan setelah Desember karena Desember adalah pusat Winter Soltice, yaitu hari-hari saat kaum Pagam penyembah matahari merayakan ritual mereka saat musim dingin. Tradisi kaum Pagam merayakan tahun baru mereka (atau Hari Janus) dengan mengitari api unggun, menyalakan kembang api, bernyanyi bersama, memukul lonceng, dan meniup terompet.

Di Persia yang beragama Majusi (penyembah api), tanggal 1 Januari juga  dirayakan dengan menyalakan api dan mengagungkannya, kemudian orang-orang berkumpul di jalan-jalan, halaman, dan pantai, bercampur baur antara pria dan wanita, saling mengguyur sesama mereka dengan air dan minuman keras (khamr). Mereka berteriak-teriak dan menari-nari sepanjang malam.

Disalin dan diolah dari Tabloid Suara Islam Edisi 149 tanggal 15 – 29 Safar 1434 H / 28 Des 2012 – 11 Januari 2013, halaman 19.

http://www.suara-islam.com

About Kusdiyono

Guru yang mengajar di SMKN 38 Jakarta mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) dan KKPI (dulu). Tugas tambahan sebagai Wakabid Kesiswaan. Alamat Jl.Kebon Sirih No.98 Jakarta Pusat, telp/fax (021) 3441788/3506191. E-mail : kus_d@yahoo.com , kusdiyono@gmail.com
This entry was posted in Agama, Sejarah. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s