Kurtilas dan Buku

Kurikulum 2013 resmi diberlakukan mulai tahun pelajaran 2014/2015. Pemerintah (Kemendikbud) setahun sebelumnya mengatakan bahwa sudah siap, termasuk untuk pengadaan buku pegangan siswa dan guru. Namun kenyataan yang ada selama setahun ke belakang (2013/2014) dan beberapa bulan ini (Juli – September 2014), kurtilas (kurikulum tiga belas) mengalami beberapa perubahan, baik dari struktur maupun berbagai peraturan yang diterbitkan oleh Mendikbud.

Contoh paling sederhana adalah pengadaan buku pegangan siswa dan guru yang sampai hari ini belum selesai juga. Kami bahkan harus jemput bola ke gudang penyimpanan buku dari penerbit yang memenangkan lelang pengadaan buku. Ternyata cerita dari mereka (percetakan), bahwa lelang buku baru diadakan pad bulan Mei 2014, sementara Juli – Agustus mereka harus segera mendistribusikan ke beberapa provinsi yang ada di Indonesia. Sementara bahan baku untuk mencetak buku (kertas, tinta) belum tersedia. Belum ditambah dengan software buku yang akan dicetak, ternyata banyak yang belum selesai.

Contoh kedua adalah untuk buku-buku kejuruan, yang sudah diupload di google drive. Jumlahnya ratusan judul (600 lebih), tapi di upload secara bertahap dan belum semuanya ada. Bahkan sekarang sudah tidak ada lagi. Sementara kegiatan belajar mengajar harus tetap berjalan….Akhirnya banyak guru berimprovisasi dengan mencari dan membeli buku-buku yang relevan, sementara siswa terus mencari.

Advertisements

About Kusdiyono

Pada awalnya saya mengajar dan mengabdi pada SMK Negeri 38 Jakarta. Mata pelajaran yang saya ampu adalah Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) dan KKPI. Seiring perjalanan waktu, pengabdian saya membuahkan hasil, yakni dengan diangkatnya saya menjadi CPNS dan PNS. Selama di SMK Negeri 38 berbagai tugas tambahan diamanahkan pada saya, antara lain sebagai Kepala Lab Komputer, Kepala Perpustakaan, Pembina OSIS, Waka Kurikulum dan terakhir Waka Kesiswaan, Berbagai macam tugas tambahan tersebut tentu saja tidak diemban secara bersamaan, sangat tidak mungkin. Namun secara rotasi alias bergantian dengan sobat - sobat guru yang lain di 38. Waktu terus berjalan, deru perubahan dunia pendidikan juga demikian, tak terkecuali di SMK Negeri 38 Jakarta. Sayapun merotasi/memutasi diri ke Sekolah baru, tempat baru, yakni SMK Negeri 16 Jakarta, sejak Juli 2016 sampai dengan saat ini. Tidak berbeda dengan di 38, di SMK Negeri 16 saat ini saya diberikan tugas tambahan kembali sebagai Kepala Perpustakaan. Menikmati hidup, tidak "ngoyo", dan berusaha tidak menyakiti siapapun, sebab 1000 teman terlalu sedikit dan satu musuh terlalu dan amat banyak....
This entry was posted in Pendidikan and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s