SUKSES UN SMKN 38

Latar Belakang.

Ujian Nasional biasa disingkat UN / UNAS adalah sistem evaluasi standar pendidikan dasar dan menengah secara nasional dan persamaan mutu tingkat pendidikan antar daerah yang dilakukan oleh Pusat Penilaian Pendidikan, Depdikbud di Indonesia berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003.

Sumber gambar :https://www.reynaldifahlepi.yu.tl

Dalam UU tersebut menyatakan bahwa dalam rangka pengendalian mutu pendidikan secara nasional dilakukan evaluasi sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggara pendidikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Lebih lanjut dinyatakan bahwa evaluasi dilakukan oleh lembaga yang mandiri secara berkala, menyeluruh, transparan, dan sistematik untuk menilai pencapaian standar nasional pendidikan dan proses pemantauan evaluasi tersebut harus dilakukan secara berkesinambungan. Penentuan standar yang terus meningkat diharapkan akan mendorong peningkatan mutu pendidikan, yang dimaksud dengan penentuan standar pendidikan adalah penentuan nilai batas (cut off score).  Seseorang dikatakan sudah lulus/kompeten bila telah melewati nilai batas tersebut berupa nilai batas antara peserta didik yang sudah menguasai kompetensi tertentu dengan peserta didik yang belum menguasai kompetensi tertentu.  Bila itu terjadi pada ujian nasional atau sekolah maka nilai batas berfungsi untuk memisahkan antara peserta didik yang lulus dan tidak lulus disebut batas kelulusan, kegiatan penentuan batas kelulusan disebut standard. 

Permasalahan

Berdasarkan latar belakang tersebut di atas, permasalahan di sekolah, terutama SMK Negeri 38 Jakarta adalah,”Bagaimana strategi sukses Ujian Nasional tahun 2015 ?”

Konsep dan Strategi

Ujian Nasional (UN) adalah kegiatan penilaian hasil belajar peserta didik yang telah menyelesaikan jenjang pendidikan pada jalur sekolah/madrasah yang diselenggarakan secara nasional. Ujian Nasional merupakan alat untuk menilai ketercapaian standar nasional pendidikan dalam rangka memberikan informasi dalam pengambilan keputusan bagi pemegang kebijakan pendidikan di Indonesia. Selanjutnya bertujuan akhir dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.

Agar peserta didik kelas XII SMK Negeri 38 Jakarta tahun pelajaran 2014/2015 sukses Ujian Nasional (UN), maka perlu perencanaan konsep dan strategi dalam menghadapinya. Adapun konsep dan strategi yang dilakukan oleh SMKN 38 adalah sebagai berikut :

  1. Perencaan pelaksanaan UN.

Di akhir tahun pelajaran 2013/2014 SMKN 38 mulai membuat perencaan tentang kapan perkiraan UN. Kegiatan ini biasanya dilakukan oleh tim pengembang kurikulum sekolah. Salah satu hasilnya adalah kalender pendidikan sekolah. Dari kalender tersebut akan tergambar kegiatan yang akan dilakukan selama satu tahun ke depan, yakni di tahun pelajaran 2015/2016, mulai dari Ujian Akhir Semester, Ujian Keahlian Kompetensi (UKK), Ujian Praktik Sekolah, Ujian Sekolah, Ujian Nasional, dll.

  1. Pembuatan Program Khusus Menghadapi UN

Setelah kalender ada, maka kemudian tim pengembang kurikulum dibantu dengan manajemen mulai membuat program khusus menghadapi Ujian Nasional. Program ini tidak akan berjalan dengan sukses, jika tanpa bantuan dan dukungan dari semua pihak di sekolah, antara lain : para wali kelas XII, guru yang mengajar di kelas XII, ketua program keahlian dan terutama peserta didik dan orang tua/wali. Sebagus apapun program yang dibuat dan dijalankan tanpa dukungan dari orang tua/wali dan peserta didik tidak akan berjalan dengan sukses.

  1. Pelaksanaan Program

Sumber gambar :http//www.kumpulandpbbm.net

Setelah program tersusun, maka mulai untuk dijalankan. Program yang disusun oleh SMK Negeri 38 Jakarta, agar sukses Ujian Nasional (UN) 2015 adalah sebagai berikut :

  1. Analisis SK – KD dan Bedah SKL UN tahun sebelumnya.

Tujuan kegiatan ini adalah agar guru yang mengampu mata pelajaran yang di-UN-kan mulai memetakan kemungkinan materi dan soal – soal ada. Sehingga kemudian guru bisa membuat prediksi soal untuk tahun berikutnya, yakni tahun 2015

2. Membuat soal – soal latihan (prediksi).

Setelah selesai dengan kegiatan analisis SK – KD dan bedah SKL, maka kemudian guru mulai membuat prediksi soal. Tujuannya adalah mendapatkan gambaran kemampuan peserta didik dalam mengerjakan soal – soal UN, serta guru menganalisis butir soal yang dibuatnya

3. Pelaksanaan Uji Coba Soal (Try Out).

Uji coba soal Ujian Nasional selama ini dilakukan oleh :

  • Guru mata pelajaran UN
  • Dinas Pendidikan (Tes Kendali Mutu)
  • K3SK Wilayah
  • Perguruan Tinggi yang bertujuan juga untuk menjaring calon mahasiswanya, antara lain Universitas Gunadarma.
  • 4. Pendalaman Materi (PM)

Setelah kegiatan Ulangan Tengah Semester (UTS) sekitar pertengahan Oktober, maka mulai diadakan kegiatan pendalaman materi (PM). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan materi tambahan yang belum dikuasai siswa, serta mengkaji soal – soal Ujian Nasional tahun sebelumnya. Pendalaman Materi dilakukan setiap hari Sabtu, dan diisi oleh para guru yang mengajar mata uji UN.

Setelah Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) praktik, kegiatan pendalaman materi dilakukan di dalam kegiatan belajar mengajar (KBM). Sebab jam pembelajaran produktif sudah dikurangi dan ditambahkan ke mata pelajaran yang di-UN-kan.

5. Pembentukan Tutor Sebaya

Di setiap kelas dibentuk tutor sebaya sesuai dengan mata pelajaran yang di-UN-kan. Misalkan di satu kelas berjumlah 30 siswa, lalu ada 4 siswa yang mampu/memiliki  kelebihan di mata pelajaran Matematika, maka 26 siswa yang lain akan dibagi merata pada ke-4 siswa tadi untuk menjadi bimbingannya. Begitu juga dengan mata pelajaran lain. Tidak tertutup kemungkinan siswa yang menjadi tutor Matematika, dia menjadi peserta di mata pelajaran lain.

Setelah terbentuk , kemudian wali kelas dibantu guru mata pelajaran memantau perkembangan hasil belajar kelompok (tutor sebaya) dari siswa kelas tersebut.

7. Pemberian Penghargaan (Reward).

Sekolah akan memberikan penghargaan (reward) bagi siswa yang bisa mendapatkan nilai sempurna pada mata pelajaran yang di-UN-kan. Begitu juga guru mata pelajaran bisa memberikan penghargaan tambahan bagi siswa yang memperoleh nilai sempurna di mata pelajaran yang diajarkannya. Penghargaan ini juga bisa diberikan pada kelompok tutor sebaya yang memperoleh nilai rata – rata UN tertinggi dan yang memperoleh nilai sempurna paling banyak.

Selain itu SMK Negeri 38 juga membuat program untuk memotivasi semangat dan daya juang para peserta didik kelas XII dalam menghadapi Ujian Nasional. Program tersebut antara lain :

  1. Pemaparan program kerja sekolah kepada orang tua/wali kelas XII di awal tahun pelajaran, termasuk program dan kalender Ujian Nasional. Begitu juga pemaparan Kriteria Kelulusan yang selama ini berlaku. Tujuannya agar orang tua/wali mengetahui dan mendorong putra/putrinya agar lulus sekolah/UN.
  2. Pemaparan Kriteria Kelulusan pada seluruh siswa kelas XII, serta ditempel pada majalah dinding yang ada di sekolah.
  3. Motivasi dan Muhasabah.Di awal semester genap sekolah melakukan kegiatan motivasi dan muhasabah (renungan) pada seluruh peserta didik kelas XII dan orang tua/wali. Kegiatan ini dilakukan sebanyak 2 kali, yakni  : a. Motivasi dan renungan pertama dilakukan dengan melibatkan orang tua/wali. Kegiatan ini juga diikuti oleh guru dan tata usaha yang ada di sekolah. Sekolah bekerja sama dengan motivator handar yang sudah biasa memberikan motivasi pada siswa kelas XII. Tujuannya adalah agar timbul semangat dan dorongan dari orang tua/wali untuk anaknya. Begitu juga sebaliknya agar siswa lebih bersemangat karena mendapatkan doa restu dan dukungan dari orang tua/wali masing – masing. Kegiatan ini juga bekerja sama dengan Masjid Baitul Ihsan Bank Indonesia (Masjid BI), terutama dalam penggunaan aula dan sound sistem yang ada. Kegiatan motivasi dan renungan pertama dilakukan sebelum pelaksanaan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK). b. Motivasi dan renungan kedua. Kegiatan ini dilakukan di sekolah dengan menginap, serta diikuti hanya kelas XII. Tujuannya adalah agar timbul kebersamaan dan semangat yang lebih tinggi pada diri siswa. Bagi siswa yang muslim, maka mereka akan dibimbing dengan kegiatan 3T (Taubat, Tasbih, Tahajud) terlebih dahulu. Sedangkan bagi yang non muslim akan dibimbing oleh guru yang non muslim juga. Sebelum tidur, siswa muslim dan non muslim menjadi satu untuk mendapatkan renungan dan motivasi kedua dalam menghadapi Ujian Nasional. Pada sepertiga malam bagi siswa yang muslim akan dibangunkan untuk shalat tahajud dan berdo’a sampai dengan shalat subuh berjama’ah.

Penutup

Demikian konsep dan strategi sukses Ujian Nasional tahun 2015 SMK Negeri 38 Jakarta. Mudah – mudahan kami bisa menerapkan program yang sudah kami rencanakan dan siswa SMK Negeri 38 Jakarta tahun 2015 bisa lulus 100% dan memperoleh peringkat yang memuaskan sesuai dengan target yang direncakan.

About Kusdiyono

Guru yang mengajar di SMKN 38 Jakarta mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) dan KKPI (dulu). Tugas tambahan sebagai Wakabid Kesiswaan. Alamat Jl.Kebon Sirih No.98 Jakarta Pusat, telp/fax (021) 3441788/3506191. E-mail : kus_d@yahoo.com , kusdiyono@gmail.com
This entry was posted in Pendidikan, SMKN 38 JAKARTA and tagged , . Bookmark the permalink.

One Response to SUKSES UN SMKN 38

  1. Menurut berita yang beredar Hasil kelulusan UN ditentukan oleh sekolah. Apakah penilaiannya masih menggunakan prosentase nilai UN dan nilai Sekolah seperti tahun lalu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s