Emak…

Setahun yang lalu, 24 Mei 2010, emak kami, eyang kami telah kembali ke hadirat Illahi Rabbi. Emak tempat kami berkeluh kesah, emak yang menjadi teladan buat kami, karena kesabarannya, ketelatenannya, tak pernah mengeluh dan gigh dalam mendidik dan mebesarkan kami…Maafkan kami emak, yang belum bisa membahagiakanmu, malah kami sering menyusahkanmu. Emak yang dalam sakitpun masih mengurus kami, emak yang rela tidur di gudang yang berular, demi kami anak-anaknya senang, demi kami agar bisa berkumpul saat Idul Fitri…betapa jahatnya kami, Emak yang selalu memanjakan kami, sehingga kami terkadang lupa untuk mengistimewakannya. Emak yang ingin diperhatikan anak-anaknya. Maaf kami terasa sia-sia sekarang,  kami tak pernah pernah terobati, karena engkau tlah tiada untuk slama-lamanya…Hanya do’a kami , smoga emak jauh lebih bahagia daripada bersama Ilahi Rabbi.

“Robighfirli waliwalidayya warhamhumma kama Robbayani shoghiro. Allhammughfirlaha warhamha wa’afihi wa’fu’anha..”

Advertisements

About Kusdiyono

Pada awalnya saya mengajar dan mengabdi pada SMK Negeri 38 Jakarta. Mata pelajaran yang saya ampu adalah Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) dan KKPI. Seiring perjalanan waktu, pengabdian saya membuahkan hasil, yakni dengan diangkatnya saya menjadi CPNS dan PNS. Selama di SMK Negeri 38 berbagai tugas tambahan diamanahkan pada saya, antara lain sebagai Kepala Lab Komputer, Kepala Perpustakaan, Pembina OSIS, Waka Kurikulum dan terakhir Waka Kesiswaan, Berbagai macam tugas tambahan tersebut tentu saja tidak diemban secara bersamaan, sangat tidak mungkin. Namun secara rotasi alias bergantian dengan sobat - sobat guru yang lain di 38. Waktu terus berjalan, deru perubahan dunia pendidikan juga demikian, tak terkecuali di SMK Negeri 38 Jakarta. Sayapun merotasi/memutasi diri ke Sekolah baru, tempat baru, yakni SMK Negeri 16 Jakarta, sejak Juli 2016 sampai dengan saat ini. Tidak berbeda dengan di 38, di SMK Negeri 16 saat ini saya diberikan tugas tambahan kembali sebagai Kepala Perpustakaan. Menikmati hidup, tidak "ngoyo", dan berusaha tidak menyakiti siapapun, sebab 1000 teman terlalu sedikit dan satu musuh terlalu dan amat banyak....
This entry was posted in Sosial and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Emak…

  1. carwiah says:

    Alhamdulillah….
    Hebat!!!
    Ajari donk!

  2. kusdiyono says:

    Ajari yg mana nih ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s