Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘kusdiyono’

Tanpa terasa sudah satu tahun empat bulan berada di unit kerja baru, yakni SMK Negeri 16. Rumah kedua setelah rumah induk di Cipinang Muara. Bagi PNS ditempatkan dimanapun, itulah pengabdian untuk mencerdaskan anak bangsa ini, terutama bagi anak – anak Jakarta. Pepatah mengatakan “jangan kau berkata, apa yang negara berikan pada dirimu, tapi….apa yang bisa kau berikan untuk negerimu”….

Secuil tulisan yang saya dapatkan tentang makna dari LOGO SMK Negeri 16 :

  1. Perisai 5 sudut melambangkan kelima sila dalam Pancasila
  2. Padi dan kapas melambangkan bahwa SMKN 16 Jakarta bertujuan menghasilkan lulusan yang mandiri, sukses. Hal ini tergambar dari padi yang artinya lambang kemapanan, tidak kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan dasar. Kapas adalah simbol dari sandang, yang artinya tidak kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan pakaian
  3. Buku terbuka melambangkan penyedia informasi n sumber penerang bagi SMKN 16
  4. Pena bulu melambangkan SMKN 16 terus berkarya untuk bangsa, dengan mencatat yang dikerjakan dan kerjakan apa yang dicatat
  5. Warna biru dasar melambangkan kedalam dan keluasan ilmu pengetahuan dan teknologi serta karakter yang akan diberikan oleh SMK Negeri 16 Jakarta
  6. Garis luar tebal melambangkan smkn 16 menjunjung tinggi NKRI
  7. Tulisan SMK Negeri 16 Jakarta adalah Sekolah Kejuruan yang akan berusaha mewujudkan semua arti lambang yang ada di logo, yang lokasinya di Jakarta, tepatnya di jalan Taman Amir Hamzah, Jakarta Pusat

Read Full Post »

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2011, mulai tahun 2014 per tanggal 1 Januari seluruh pegawai negeri sipil (PNS) wajib menyusun Sasaran Kerja Pegawai (SKP). SKP merupakan bagian dari Penilaian Prestasi Kerja. Bagian yang lainnya yakni perilaku kerja. Tingkat kinerja pegawai negeri sipil akan diketahui berdasarkan proses penilaian terhadap kedua unsur tersebut dengan bobot masing-masing 60 persen SKP dan 40 persen perilaku kerja.

Dijelaskan pada PP tersebut, yang dimaksud sasaran kerja pegawai adalah rencana kerja dan target yang akan dicapai oleh seorang PNS. Sasaran kerja ini disusun oleh pegawai di awal tahun dengan mengacu kepada Rencana Kerja Tahunan lembaga dimana pegawai tersebut bertugas. Sasaran kerja meliputi 4 target, yaitu kuantitas, kualitas, waktu, dan biaya. Dimungkinkan suatu SKP hanya meliputi tiga target.

Contoh  SKP untuk guru bisa dibuka di : Angka Kredit

Berdasarkan lampiran Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) nomor 1 tahun 2013, SKP ditetapkan setiap tahun pada awal Januari. Dijelaskan juga bahwa PNS yang tidak menyusun SKP dijatuhi hukuman sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai disiplin PNS.

Contoh SKP sebagai berikut :contoh-skp-web

 

TARGET

Pada contoh SKP tersebut, terdiri dari tiga target yang direncanakan untuk dicapai pada akhir tahun. Berikut penjelasan singkat mengenai target :

  1. Kuantitas (Target Output), dalam menentukan Target Output (TO) dapat berupa dokumen yang berkenaan dengan kegiatan pada Unsur Utama. Misalnya berkaitan dengan unsur nomor 6, dokumen yang berkaitan dengan hal tersebut dapat berupa program kegiatan ekstrakurikuler.
  2. Kualitas (Target Kualitas), dalam menetapkan Target Kualitas (TK) harus memprediksi pada mutu hasil kerja yang terbaik, target kualitas diberikan nilai paling tinggi 100 (seratus).
  3. Waktu (Target Waktu), dalam menetapkan Target Waktu (TW) harus memperhitungkan berapa target waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan, misalnya bulanan, triwulan, kwartal, semester, dan tahunan.
  4. Biaya (Target Biaya), dalam menetapkan Target Biaya (TB) harus memperhitungkan berapa biaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dalam satu tahun, misalnya jutaan, ratusan juta, miliaran, dan lain-lain.

Demikian informasi yang bisa saya berikan untuk kali ini semoga bermanfaat bagi bapak dan ibu guru.

Dikutip dari sumber blog sebelah : Contoh Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) Guru

 

Read Full Post »

Berikut ini tulisan cara membuat BLOG yang saya salin/sadur dari web http://SEAMOLEC

MEMBUAT BLOG SEBAGAI MEDIA BELAJAR

Blog… kata ini tentu sudah tidak asing lagi bagi anda yang sering berselancar diinternet. Tahun 1993 sebenarnya blog sudah dimulai, tetapi baru akhir – akhir ini demam blog sudah benar – benar mewabah. Tidak ketinggalan para provider GSM, dengan M3-blog dan Telkomsel yang baru – baru ini merilis mypulau Para provider besar melihat peluang yang besar dengan adanya booming blog yang sangat cepat di Indonesia.
Blog merupakan singkatan dari “web log” adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Posting-posting tersebut seringkali dimuat dalam urutan secara terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web semacam itu biasanya dapat diakses oleh semua pengguna internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut. Blog juga dapat disebutkan sebagai diary online, yang dapat dibuat oleh siapa pun dan isinya kebanyakan pengalaman sehari – hari maupun opini pribadi dari para pemilik blog.

JENIS – JENIS BLOG

Saat ini perkembangan blog tidak hanya terbatas pada tulisan saja, tetapi dalam beragam bentuk, karena seringkali tergantung dari cara penulis mengekspresikan cerita yang dibuat. Bentuk blog dapat bervariasi, tidak hanya pada tulisan, tetapi dapat juga berupa foto bahkan video.

  1. General Blog

Bentuk blog seperti ini yang paling sering dijumpai di dunia maya, yaitu isi blog berupa tulisan, entah itu menceritakan kehidupan sehari – hari, opini pribadi tentang suatu topik, bahkan dijadikan sebagai ajang kampanye guna pengumpulan massa. Penulisnya disebut sebagai blogger.

  1. Photo Blog

Seringkali disebut juga blog foto, merupakan pengembangan dari General Blog. Jadi isi blog tidak melulu terbatas pada teks. Sudah banyak jasa penyediaan free photo blog yang dapat ditemukan di internet.

  1. Audio Blog

Audio blog lebih dikenal dengan nama podcast Blog ini berisi suara, tetapi bukan hanya terbatas pada musik, melainkan termasuk berita ataupun sekedar curhat. Orang yang memiliki audio blog ini disebut podcaster. Karena bersifat audio, maka pemakainya harus kreatif dalam memasukkan file ke audionya.

  1. Mobile Blog

Disebut mobile blog, karena blog tidak hanya dapat dibuat melalui pc, tetapi dapat juga dibuat melalui media ponsel atau PDA. Di Indonesia, mobile blog perlahan – lahan mulai merambah ke para pengguna blog, tetapi kekurangan mobile blog adalah keterbatasan hanya pada ponsel atau PDA jenis tertentu yang bisa digunakan untuk meng-upload data – data kedalam blog

  1. Video Blog

Dengan harga terjangkau, sudah dapat diperoleh handycam, kamera digital bahkan ponsel yang sudah dilengkapi dengan fasilitas video. Sehingga memudahkan orang – orang untuk dapat membuat video sederhana, meskipun dengan durasi pemutaran yang singkat. Hal inilah yang menimbulkan ide kreatif untuk memunculkan blog jenis baru yaitu video blog. Vlog singkatan dari video blog sebenarnya sudah ada sejak tahun 2000, tetapi keberadaannya belum terlalu populer di Indonesia. Sudah ada beberapa situs yang menyediakan fasilitas vlog ini.

Read Full Post »

Setahun yang lalu, 24 Mei 2010, emak kami, eyang kami telah kembali ke hadirat Illahi Rabbi. Emak tempat kami berkeluh kesah, emak yang menjadi teladan buat kami, karena kesabarannya, ketelatenannya, tak pernah mengeluh dan gigh dalam mendidik dan mebesarkan kami…Maafkan kami emak, yang belum bisa membahagiakanmu, malah kami sering menyusahkanmu. Emak yang dalam sakitpun masih mengurus kami, emak yang rela tidur di gudang yang berular, demi kami anak-anaknya senang, demi kami agar bisa berkumpul saat Idul Fitri…betapa jahatnya kami, Emak yang selalu memanjakan kami, sehingga kami terkadang lupa untuk mengistimewakannya. Emak yang ingin diperhatikan anak-anaknya. Maaf kami terasa sia-sia sekarang,  kami tak pernah pernah terobati, karena engkau tlah tiada untuk slama-lamanya…Hanya do’a kami , smoga emak jauh lebih bahagia daripada bersama Ilahi Rabbi.

“Robighfirli waliwalidayya warhamhumma kama Robbayani shoghiro. Allhammughfirlaha warhamha wa’afihi wa’fu’anha..”

Read Full Post »

Literasi dua bulan terakhir menjadi bahan perbincangan di dunia pendidikan, terutama di DKI Jakarta. Kenapa ? Sebab sejak 27 Januari 2016 kalau tidak salah DKI Jakarta menjadi salah satu provinsi yang dicanangkan sebagai provinsi literasi di Indonesia. Indonesia (katanya) menempati urutan 64 dari 65 negara yang tergabung dalam gerakan literasi dunia.

Sungguh sesuatu yang memperihatinkan kalau melihat dari urutan, yakni nomor 2 dari bawah.

Namun, sampai saat tulisan ini dibuat, saya sebagai seorang guru belum memahami 100% apa itu LITERASI dan apa pula yang namanya GERAKAN LITERASI. Saya juga belum pernah mengikuti diklat/pelatihan/seminar tentang gerakan literasi. Saya baru sedikit memahami setelah sehari sebelum tulisan ini dibuat, tepatnya hari Jumat tanggal 15 April 2016, ba’da menunaikan shalat Jumat, saya membuka website direktorat SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Disana tertulis “Pedoman Gerakan Literasi di SMK”. Akhirnya saya download dan cetak untuk saya baca dan pelajari. Namun karena kesibukan saya hanya membaca secara sepintas tentang pedoman gerakan literasi di SMK tersebut. Dari pedoman tersebut, ternyata apa yang saya lakukan di sekolah dalam kapasitas sebagai wakil kepala sekolah bidang kesiswaan ternyata merupakan gerakan literasi di sekolah. Apakah yang saya lakukan ?

Pertama, saya berkoordinasi dengan wakil kepala sekolah bidang kurikulum untuk melakukan “membaca 15 menit” di awal sebelum memulai pelajaran jam pertama. Hal awal memang sulit sebab memerlukan persetujuan dari semua guru, terutama para guru yang jam pertama terambil selama 15 menit. Namun dengan dukungan Kepala Sekolah secara penuh hal tersebut bisa terlaksana sampai dengan saat ini. Kendala yang dihadapi saat awal adalah koleksi buku fiksi ataupun nonfiksi yang dimiliki perpustakaan sangat terbatas. Sementara jumlah siswa jauh melebihi jumlah buku yang dimiliki. Akhirnya saya pun menerapkan bahwa setiap siswa wajib membawa buku bacaan, selain komik, cergam, sebaiknya yang bisa membawa manfaat/motivasi. Seperti buku – buku novel, sejarah perjuangan, biografi seseorang, pengetahuan umum/praktis.

Setiap guru di akhir sesi membaca 15 menit diminta menunjuk satu atau dua orang siswa secara acak untuk menceritakan tentang buku yang dibacanya, dengan terlebih dahulu menyerahkan buku yang dibacanya pada guru di kelas tersebut. Guru bisa menanyakan halaman mana, atau bab/bagian mana yang tadi dibaca, kemudian menceritakan kembali di depan kelas. Bagi siswa yang tidak membaca akan ketahuan pada saat dia diminta menceritakan di depan kelas. Dia tidak akan bisa menceritakan tentang apa baru saja dia baca. Dengan kata lain bahwa siswa tersebut sudah melakukan ketidakjujuran alias berbohong. Sangsi yang diberikan bagi siswa tersebut akan diminta untuk menuliskan resume/kesimpulan ataupun jika perlu menulis ulang tentang yang seharusnya dia baca di buku tulis khusus tentang “membaca  15 menit” di rumah. Di buku tersebut juga harus ditanda tangani oleh orang tua siswa tersebut. Kemudian dia bawa esok hari untuk diserahkan pada wali kelas  serta diketahui oleh guru yang memberikan sangsi ataupun guru yang mengajar pada esok hari.

Sumber gambar https://www.google.co.id/search?q=gerakan+literasi+sekolah&biw=1352&bih=674&source=lnms&tbm=isch&sa=X&sqi=2&ved=0ahUKEwjF_4bXjJrMAhXIoJQKHR4CAEkQ_AUIBigB#imgrc=pkVv1rwTWy4vrM%3ADitahap – tahap awal pelaksanaan gerakan membaca 15 menit, masih banyak siswa yang tidak membawa buku bacaan. Seminggu pertama masih diberikan toleransi, karena masih dianggap sebagai tahap sosialisasi. Namun pada minggu kedua jika ada siswa yang masih tidak membawa bahan bacaan, maka akan dimasukkan dalam pelanggaran siswa, dengan poin pelanggaran 5.  Alhamdulillah perlahan tapi pasti siswa mulai menikmati kegiatan/gerakan membaca 15 menit.

Untuk mengantisipasi siswa yang tidak membawa buku bacaan, baik karena sengaja atapun karena tertinggal, maka saya meminta petugas perpustakaan untuk menurunkan koleksi bacaan sesuai dengan yang saya minta. Kemudian buku tersebut diletakkan dalam sebuah lemari yang terkunci. Pelaksanaannya adalah saya meminta guru piket untuk membuka lemari, meminta siswa mencatat buku yang dipinjam siswa.

Saya menyediakan buku peminjaman yang berisi antara lain : No, Hari, tanggal, Nama Siswa, Kelas, Alasan tidak membawa buku, Judul Buku, Resume Buku, Tanda Tangan siswa, tanda tangan guru piket.

Setiap siswa di kelas juga saya meminta menyediakan satu buku tulis yang khusus berisi tentang judul yang dibaca, penerbit, pengarang dan bab/ bagian yang dibacanya. Wali kelas dan orang tua juga harus tanda tangan di setiap akhir pekan di buku tulis tersebut.

Karena keterbatasan waktu yang diberikan , maka pengalaman mengimplementasikan literasi di sekolah akan saya lanjutkan di tuliskan di kesempatan lain.

 

Jakarta, 16 April 2016

Peserta Gerakan 100 guru menulis

Kusdiyono

(Guru SMK Negeri 38 Jakarta)

Read Full Post »

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ini sudah memasuki tahun kedua. Pada tahun 2015 UNBK masih dalam tahap uji coba pada sekolah – sekolah tertentu yang dianggap siap dan mampu untuk menyelenggarakannya. Pada tahun ini semua SMK Negeri Jakarta, sekitar 63 SMK Negeri siap menyelengarakan UNBK, termasuk SMK Negeri 38 Jakarta sebagai salah satu SMK Negeri ada di dalamnya.

UNBK 2016Untuk pelaksanaan UNBK yang akan dilakukan pada tanggal 4 s.d 7 April 2016 yang akan dating, Puspendik selaku penyelenggara dan penanggangung jawab program melakukan uji coba atau simulasi UNBK. Simulasi pertama dilakukan pada media pertengahan Desember yang bertujuan untuk mengecek kemampuan awal system yang ada di pusat maupun daerah. Simulasi hanya dilakukan pada satu mata pelajaran saja, yaitu Bahasa Indonesia.

Simulasi kedua dilakukan mulai tanggal 4 s.d. 29 Februari 2016 yang meliputi mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan Teori Kejuruan (Produktif). Pelaksanaan diserahkan pada sekolah masing – masing , sesuai dengan waktu yang tersedia di sekolah. Yang penting dilakukan pada tanggal tersebut, sebab sekolah sedang disibukkan dengan Ujian Praktik Kejuruan (UTK) atau lebih popular dengan sebutan Ujian Kompetensi Kejuruan (UKK).

Saat bimtek ataupun sharing dengan Bapak Andaru dari Puspendik yang dilakukan di SMKN 1 Jakarta, saya sempat bertanya dan tetap mempertanyakan mengapa saat simulasi 2 UNBK sekolah tidak diberikan hasilnya ? Jawaban beliau simulasi kedua bertujuan sama dengan simulasi pertama , yaitu menguji kemampuan system yang ada , baik di pusat ataupun sekolah.

Bapak Andaru ataupun pihak Puspendik…ini tidak adil, dengan tidak diberikan hasil simulasi kedua UNBK. JIka hasil diberikan, maka akan diperoleh manfaat tambahan, yaitu :

  1. Bagi sekolah memiliki gambaran untuk pemetaan kemampuan anak – anak yang akan ikut UNBK, walaupun soal yang diujikan menggunakan menggunakan soal tahun lalu.
  2. Bagi sekolah untuk membangkitkan motivasi bagi siswa yang nilainya di bawah 55,00
  3. Dengan hasil yang diberikan akan bias disusun langkah dan strategi untuk meningkatkan prestasi / hasil UNBK
  4. Bagi Puspendik, dengan hasil diberikan, lalu motivasi siswa ditingkatkan, maka ada kemungkinan siswa yang memperoleh di atas 55 akan lebih banyak dan dampaknya Ujian Nasional Perbaikan (UNP) tidak akan banyak diikuti oleh banyak siswa.

UNBKTulisan ini hanyalah ungkapan saya sebagai seorang proctor di SMK Negeri 38 yang ingin melihat tingkat kelulusan siswa SMK kelas XII naik signifikan, yang dibuktikan dengan perolehan hasil UNBK yang bias jauh di atas tahun lalu.

Terima kasih untuk anda yang sudah berkenan membacanya

Tulisan yang sama bisa dibaca di http://http://smkn38jakarta.sch.id/html/index.php?id=artikel&kode=42

Read Full Post »

Tak terasa…

Delapan belas tahun sudah pengadianku

Di sekolah yang kucintai

Di sekolah yang kubanggakan

Di sekolah tempatku meniti karir dari awal….

pengadian sebagai honorer

pengabdian sebagai pendidik

sebagai wali kelas

sebagai Pembina

sebagai wakil

sebagai..

Hamba Allah yang akan selalu mengabdi

Di Bumi Allah

 

Suka, duka…

Marah, emosi…

Berdebat, berargumen

Dan Cinta…

Seorang pendidik pada anak-anaknya

Cinta…

Untuk melahirkan generasi Indonesia

Yang berkarya dan bermakna

Cinta…

untuk kemajuan Republik Tiga Delapan

 

Terima kasih semua..

Maaf untuk semua kata

Maaf untuk semua ucap

dan maaf untuk semua perbuatan…

yang pernah kulakukan…jika menyinggung asa

jika membuat luka

jika membuat duka

Read Full Post »

Older Posts »