Kurtilas dan Buku

Kurikulum 2013 resmi diberlakukan mulai tahun pelajaran 2014/2015. Pemerintah (Kemendikbud) setahun sebelumnya mengatakan bahwa sudah siap, termasuk untuk pengadaan buku pegangan siswa dan guru. Namun kenyataan yang ada selama setahun ke belakang (2013/2014) dan beberapa bulan ini (Juli – September 2014), kurtilas (kurikulum tiga belas) mengalami beberapa perubahan, baik dari struktur maupun berbagai peraturan yang diterbitkan oleh Mendikbud.

Contoh paling sederhana adalah pengadaan buku pegangan siswa dan guru yang sampai hari ini belum selesai juga. Kami bahkan harus jemput bola ke gudang penyimpanan buku dari penerbit yang memenangkan lelang pengadaan buku. Ternyata cerita dari mereka (percetakan), bahwa lelang buku baru diadakan pad bulan Mei 2014, sementara Juli – Agustus mereka harus segera mendistribusikan ke beberapa provinsi yang ada di Indonesia. Sementara bahan baku untuk mencetak buku (kertas, tinta) belum tersedia. Belum ditambah dengan software buku yang akan dicetak, ternyata banyak yang belum selesai.

Contoh kedua adalah untuk buku-buku kejuruan, yang sudah diupload di google drive. Jumlahnya ratusan judul (600 lebih), tapi di upload secara bertahap dan belum semuanya ada. Bahkan sekarang sudah tidak ada lagi. Sementara kegiatan belajar mengajar harus tetap berjalan….Akhirnya banyak guru berimprovisasi dengan mencari dan membeli buku-buku yang relevan, sementara siswa terus mencari.

Posted in Pendidikan | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

UN dan Prakerin di Kurtilas

Kurikulum 2013 saat ini sudah diberlakukan di beberapa sekolah yang ditunjuk sebagai sekolah sasaran dan sekolah yang melaksanakan secara mandiri. Di Jakarta semua SMA-SMK Negeri melaksanakan secara mandiri, diluar yang ditunjuk menjadi sekolah sasaran. Artinya pada tahun pelajaran 2014/2015 semua sudah memiliki kelas X dan XI. Khusus untuk SMK di Kurikulum 2013 menegaskan bahwa UN di kelas XI, lalu Prakerin di kls XII smtr 5. Saat ini pasti di semua SMK Negeri sudah banyak DU/DI yang menanyakan (meminta) peserta didik untuk Prakerin/PKL/PSG. Sesuai dengan Kur.2013, maka DU/DI akan diberikan jawaban, maaf tahun ini kami tidak mengirimkan siswa kami untuk prakerin terlebih dahulu, karena mereka akan menghadapi Ujian Nasional. Yang menjadi permasalahan adalah :

* Apakah pemerintah (Kemendikbud) sudah mempersiapkan dengan matang untuk pelaksaan UN pada tahun 2015 yang akan datang dengan 2 (dua) Ujian Nasional ? Yaitu kelas XII  yang masih menerapkan kurikulum 2006 dan kelas XI (kur.13). Persiapan yang pasti adalah :

1. Anggaran pelaksanaan yang pasti 2 kali lipat

2. Materi yang akan di UN-kan , karena kedalaman materi antara kelas XI dan XII jelas berbeda

3. Waktu pelaksanaan UN, apakah akan serempak/berbarengan ataukah tersendiri, alias dua kali mengadakan UN

4. Jika serempak, maka sekolah harus menyiapkan Ruang Ujian, dan Pengawas dua kali lipat (ini tentu tidak mudah)

5. Bentuk soal, lalu penyusun soal

6. POS untuk kedua UN tersebut

7. DLL (politik anggaran di DPR, dll)

Karena pertanyaan2 tersebut, maka kemudian muncul wacana lisan (karena hitam atas putih belum ada) khusus untuk SMK, UN tetap di kelas XII (tidak tahun 2015). Prakerin tetap di kelas XI, begitu wacana yang muncul. Namun wacana ini juga tidak mudah pelaksanaannya. Kenapa, alasannya adalah sbb :

1. Di beberapa kompetensi kejuruan, materi yang diterima kelas X  saat ini belum menunjang mereka untuk Prakerin di kelas XI nanti. Artinya kalau tetap dipaksakan maka dikhawatirkan justru malah hasilnya tidak maksimal, karena mereka secara materi teori dan praktek belum matang.

2. Kalau mereka UN tidak tahun 2015, tapi pada saat kelas XII, yaitu pada tahun 2016, itu artinya pada tahun 2016 juga akan ada 2 (dua) UN, yakni kelas XII dan kelas XI, yang sama-sama menerapkan Kur.13. Akibatnya pertanyaan2 seperti  di atas akan timbul kembali.

3. Apakah yang akan menjadi dasar hukum untuk penundaan pelaksanaan UN dan memajukan Prakerin untuk tahun pelajaran 2014/2015. Permendikbud ?Revisi Permendikbud ?Keputusan Direktur SMK ? Atau yang lain..Lalu apakah nanti tidak akan menabrak Permen-permen yang lain ?

4. Apakah semua guru, siswa, dan masyarakat sudah mengetahui tentang ini semua ? Sehingga nanti tidak muncul gugatan kembali ke Mahkamah Konstitusi (terutama tentang UN).

Tahun 2014/2015 semua Sekolah (termasuk SMK) wajib menerapkan Kurikulum 2013 baik itu kelas X ataupun XI. Bagaimana dengan mereka yang tahun ini (2013/2014) kelas X-nya masih menerapkan Kur.2006, lalu saat naik ke kelas XI harus menerapakn Kur.2013. Pertanyaan yang ada adalah :

1. Bagaimana dengan raport/LHBS mereka, serta sistem penilaian yang berbeda ?

2. Bagaimana dengan materi pelajaran yang tidak mereka dapatkan di kelas X, sementara itu hanya ada di tahun lalu (kelas X)

3. Bagaimana dengan UN/Prakerin mereka ?

4. Dll

Kepada Bapak/Ibu sesama guru atau pun pejabat yang berwenang dengan Kurikulum 2013, terutama untuk SMK, mohon kiranya berkenan untuk memberikan pencerahan terhadap saya agar semua pertanyaan – pertanyaan tadi bisa terjawab dengan gamblang dan jelas…

Posted in Pendidikan | Tagged , , , , | Leave a comment

Membangun Karakter Kebangsaan (di kelas)

Berikut ini adalah slide power point yg berisi tentang apa yang saya lakukan selama ini di kelas, terutama pada mata pelajaran PKn. bagi pembaca yang berminat bisa membuka atau mengikutinya, atau jika ada yang kurang berkenan/saran/kritik terhadap apa yang saya kerjakan, dengan senang hati saya bersedia untuk mengoreksi diri….Salam kebangsaaan !…..Maaf slidenya belum bisa di upload

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kumpulan Permendikbud

Berikut disajikan kumpulan Permendikbud berkaitan dengan pemberlakuan Kurikulum 2013, terutama untuk SMK. Yang berminat silahkan unduh saja di bawah ini :

pp-nomor-32-tahun-2013

01. A. Salinan Permendikbud No. 54 tahun 2013 ttg SKL 01. B. Salinan Lampiran Permendikbud No. 54 tahun 2013 ttg SKL

03. A. Salinan Permendikbud No. 65 th 2013 ttg Standar Proses 03. B. Salinan Lampiran Permendikbud No. 65 th 2013 ttg Standar Proses

04. A. Salinan Permendikbud No. 66 th 2013 ttg Standar Penilaian 04. B. Salinan Lampiran Permendikbud No. 66 th 2013 tentang Standar Penilaian

06. A. Salinan Permendikbud No. 68 th 2013 ttg ttg KD dan Struktur Kurikulum SMP-MTs 06. B. Salinan Lampiran Permendikbud No. 68 th 2013 ttg Kurikulum SMP-MTs

 

07. A. Salinan Permendikbud No. 69 th 2013 ttg ttg KD dan Struktur Kurikulum SMA-MA

08. Permendikbud Nomor 70 ttg Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMK-MAK

permendikbud-nomor-81a-tahun-2013-tentang-implementasi-kurikulum

Salinan permendikbud No.64 th 2013 ttg SI

81a. lampiran-iv-pedoman-umum-pembelajaran

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pembelajaran dan Pemelajaran

Anton M. Moeliono – Kompas, 26 Juli 2003

Dewasa ini orang banyak memakai kata pembelajaran sebagai padanan istilah bahasa Inggris learning. Apakah pembelajaran itu memang mengacu ke perbuatan atau proses belajar? Sebagai bandingan, marilah kita perhatikan beberapa bentuk yang sejajar. Akan jelas nanti apakah kita taat asas dalam penerapan kaidah bahasa, atau justru menyimpang.

antonTugas menteri pemberdayaan perempuan ialah memberdayakan kaum wanita. Pemberangkatan calon haji mengacu ke usaha memberangkatkan jemaah itu. Pemberhentian karyawan yang mbalelo bermaksud tindakan memberhentikan pegawai yang membangkang itu. Ada pertalian makna antar nomina dan verba yang berimbuhan itu. Nomina berimbuhan yang berbentuk pember-an menyebabkan atau menjadikan sesuatu yang dinyatakan oleh verba yang berimbuhan member-kan. Pemberdayaan berarti menyebabkan atau menjadikan berdaya. Pemberangkatan berarti menyebabkan atau menjadikan berangkat. Pemberhentian menyebabkan atau menjadikan berhenti.

Menurut pola tadi, pembelajaran harus ditafsirkan ‘menjadikan atau menyebabkan belajar’. Tentu saja yang belajar itu orang, bukan maujud (entity). Yang tidak bernyawa. Menurut sejarah pembentukannya memang itu yang dimaksudkan.

Istilah pembelajaran mula-mula muncul di kalangan ahli pendidikan IKIP Jakarta yang ingin membedakan teaching dari instruction. Karena teaching dianggap berorientasi kepada guru, sedangkan instruction berorientasi kepada pelajar, timbullah gagasan untuk memakai pasangan pengajaran dan pembelajaran. Yang pertama mengacu ke perbuatan mengajar, dan yang kedua mengacu ke tindakan membelajarkan, atau menyebabkan orang belajar.

Jika orang yang mengajar disebut pengajar, maka orang yang membelajarkan akan disebut pembelajar. Dialah yang di dalam bahasa Inggris disebut instructor. Lalu bagaimana kita menyebut orang yang belajar? Tentu saja pelajar. Apakah pelajar sama dengan learner? Rupanya di Indonesia tidak selalu demikian. Ternyata ada kepekaan sosial terhadap hierarki golongan pelajar di antara kita. Ada istilah murid yang mengacu ke pelajar TK dan SD. Ada pelajar yang biasanya merupakan sebutan untuk mereka yang duduk di SLTP, sedangkan siswa dipakai untuk remaja yang belajar di peringkat SMU. Kata mahasiswa menunjuk ke pelajar yang satu tingkat di atas golongan siswa dan mula-mula hanya dipakai untuk orang yang belajar di perguruan tinggi program pendidikan sarjana. Ketika program pascasarjana diresmikan ada peserta yang berkeberatan disebut mahasiswa karena merasa dirinya sudah menjadi sarjana dan bukan mahasiswa lagi. Mungkin kenyataan itu menjadi sebab mengapa diciptakan istilah peserta didik untuk memayungi semua golongan pelajar.

Dengan latar belakang itu juga dapat dipahami mengapa istilah learner dahulu tidak dipadankan dengan istilah pelajar karena medan pengacuannya berbeda. Sebenarnya frasa Inggris teaching-learning process pernah dipadankan dengan proses mengajar-belajar atau proses belajar-mengajar yang tidak menimbulkan salah paham atau protes. Kita juga sudah memadankan distant learning dengan belajar jarak jauh.

Bentuk belajar sebagai salah satu padanan learning rasanya wajar sebagaimana kita juga menyebut mata pelajaran lain dengan bentuk verba, seperti Berhitung, Menulis, Membaca, dan bukan Penghitungan, Penulisan, Pembacaan. Bentuk verba itu rupanya merupakan terjemahan dari bahasa Belanda – rekenen, schrijven, dan lezen – dan bukan bahasa Inggris. Sekarang masa jayanya untuk bentuk dengan akhiran –ing seperti reading dan writing.

Di samping membelajarkan yang berobyek orang, ada mempelajari yang berobyek barang, bahasa, sifat, dan hal. Jika kita mengikuti paradigma bentuk turunan kata Indonesia, maka pelaku mempelajari ialah pemelajar dan perbuatan atau prosesnya: pemelajaran. Pemelajar dan pemelajaran merupakan padanan alternatif untuk learner dan learning. Sebelumnya kita sudah memakai pemeroleh dan pemerolehan (bahasa) untuk acquisition serta pemercepat dan pemercepatan untuk acceleration.

Selain rangkaian belajar, pelajar, dan pelajaran, perkembangan zaman dan pengalaman menciptakan keperluan untuk paradigma baru. Yang pertama pembelajaran ‘instruction’, dan pembelajar ‘instructor’, dan kedua, pemelajaran ‘learning’ dan pemelajar ‘learner’.

Kita harus berani merevisi salah kaprah.

Posted in Pendidikan | Tagged , , , | Leave a comment

KANGENNYA KITA ….

Oleh Raziq Ashar (Alumni 2013)

Kita pasti akan kangen senyumnya Pak Agus di pagi hari yang sunyi …

Kita pasti akan kangen sama guru – guru yang rela datang pagi ke sekolah demi menyambut kita – kita dengan senyum manisnya…

Kita pasti akan kangen sama kantin sekolah yang besarnya melebihi sekolah kita….yang dihuni oleh 3 jajajan, melebihi jajanan yang ada di food court yang ada di mal besar…

Kita pasti akan kangen sama mienya Ibenk..Nasi begono plus gorengan angetnya Mbak kantin… dan roti goring, sosis pembalut mienya Jon…O iya, lupa minuman seger yang itu – itu saja …hehehe..(esteh-es susu-es strawberry atau es melon). Makasih ya Jo, Ibenk, sama mbak kantin yang udah ngisi perut kita supaya nggak kelaperan pas istirahat…

Kita pasti kangen sama lorong SMK 38 yang sempit.

Banyak kenangan indah bagi kita semua di lorong yang menurut kami sangat besar dan di lorong itu pula kami para senior suka tebar pesona sama adek – adek kelas kita yang cantik dan ganteng disaat jam istirahat atau jam isoma.

Kita pasti kangen sama ruang praktek kita yang telah menemani kita selama 2 setengah tahun… di ruang praktek itu pula, kami suka bercanda dan bergembira bersama teman – teman dari hal – hal yang tidak lucu sampai hal – hal lucunya melewati batas normal.

Kita pasti akan kangen suasana kelas yang sedang gak ada guru atau biasa kita sebut dengan jam kosong.

Kita pasti akan kangen dengan tingkah – tingkah temen kita di saat jam kosong…Ada yang dengerin music pake headset, ada yang ngobrol, ada yang bercanda, ada yang tidur, ada yang sibuk bisnis xxx, ada juga yang belajar.

Dan intinya…kita semua pasti akan kangen dengan semua hal – hal yang ada di Republik Tiga Delapan (REPTIL)…. 

Posted in Mau Baca..silahkan klik | Tagged , , , , | 1 Comment

Doa Perpisahan Kelas…

Doa ini dipanjatkan sesuai dengan agama Islam, bagi yang beragama lain dipersilahkan sesuai dengan agama masing – masing. Diawali dan diakhiri dengan lafadz dalam bahasa Arab. Teks berikut hanya dalam bahasa Indonesia, dan bisa dikembangkan masing-masing.

Allahuma ya.. dzal jalaali wal ikraam

Segala puji syukur kami persembahkan ke hadirat-MU ya Allah, atas limpahan rahmat dan perlindungan kepada kami, kami memohon kepada-MU, semoga Diperkukuhkan dalam ikatan, dipereratkan dalam tali persaudaraan, dan diperkuatkan dalam keazaman, hasrat dan cita cita kami agar senantiasa mendapat keridhoan-MU.

Ya Allah, pada hari ini kami melaksanakan kegiatan pelepasan dan penyerahan kembali siswa-siswa kami pada orang tua mereka,  Berkahilah seluruh panitia,  peserta serta para undangan yang hadir pada saat ini. Ampunkan kami jika ditengah kegiatan ini ada kelalaian, kealpaan dan kekhilafan baik yang tidak disengaja ataupun yang terjadi diluar kemampuan kami untuk mencegahnya. Mudahkan segala urusan kami, ya Rabb, bimbinglah kami agar senantiasa berjalan di atas jalan-Mu yang lurus.

Ya Allah, Ya Rabb…

Kami  memohon kasih sayang-MU, agar jiwa dan kehidupan kami, senantiasa dalam ketenangan dan kebahagiaan dalam menjalankan kewajiban kewajiban kami, sampai pada akhirnya kami dapat menyelesaikan segala amanah yang dibebankan di pundak kami.

Ya Allah, Engkaulah sumber segala ilmu, telah banyak ilmu yang kami dapatkan dari sekolah  ini, banyak pula pengalaman yang kami simpan, dan kenangan indah yang kami rasakan. Untuk itu Ya Allah, berkahilah sekolah kami ini, Segenap guru dan  karyawan,  siswa-siswi serta alumni, yang masih Kau beri waktu di dunia ini ataupun yang telah mendahului kami, dan tak lupa seluruh orang tua yang telah berjuang sekuat tenaga dan upaya menunaikan kewajibannya, berjibaku mengantarkan anak-anak ini dengan satu asa yang mulia.

” Ya Allah, wujudkanlah  hati-hati ini senantiasa berhimpun dalam kecintaan kepada-Mu. Berjumpa dalam mentaati-Mu, dan bersatu dalam dakwah kepada-Mu, serta  terjalin dalam membela syariat-Mu.

Ya , Allah hidupkan kami dalam iman dan matikanlah kami dalam iman. Bimbinglah kami agar senantiasa dalam jalan-Mu,  penuhilah hati ini dengan cahaya-Mu yang tidak pernah sirna; lapangkanlah dada kami dengan limpahan iman kepada-Mu dan, Indahnya kepasrahan kepada- Mu; hidupkanlah kami dengan bermakrifah kepada-Mu; dan matikanlah kami diatas kesyahidan di jalan-Mu. Sesungguhnya Engkau adalah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik penolong

Ya ilahi,

mudahkanlah kami dalam mencapai tujuan yang telah direncanakan.Bimbinglah kami, agar kami dapat melanjutkan amanah amanah yang berada di pundak kami, dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab.

Ya illahi, Jadikanlah ikatan di antara kami ini sbagai ikatan yang dirahmati, dan perpisahan kami ini sebagai suatu perpisahan yang Engkau berkahi.

Ya Allah,  panjangkanlah umur anak didik kami yang hadir pada hari ini dalam kesehatan dan keberkahan-Mu. Sehingga mereka bisa menggapai, cita – citanya serta menjadi anak yang berguna bagi agama, nusa dan bangsa…serta membanggakan bagi kedua orang tua mereka…

Posted in Agama | Tagged , | Leave a comment

Kebijakan 1/2 hati…

Ujian Nasional (UN) tingkat SLTA tahun 2013 ini berlangsung secara amburadul. Siswa, guru, sekolah, dan orang tua sudah jauh-jauh hari mempersiapkan diri. Namun kenyataannya bagi sekolah yang mengalami penundaan tentu bukan hal yang menyenangkan. Berbagai kegiatan diadakan oleh sekolah untuk mempersiapkan siswanya. Mulai dari yang masuk akal, sampai yang berbau klenik. Sekedar mengingatkan kembali awal mula adanya UN seperi saya kutip dari http://buku-on-line.com/tentang-un-di-indonesia adalah sebagai berikut :

  1. Tahun 1965-1971, pada tahun ini, sistem ujian dinamakan ujian negara. Hampir berlaku untuk semua mata pelajaran, semua jenjang yang ada di Indonesia, satu komando dan satu kebijakan pemerintah pusat.
  2. Tahun 1972-1979, pada tahun ini, ujian negara ditiadakan, diganti dengan ujian sekolah. Jadi sekolah yang menyelenggarakan ujian sendiri-sendiri. Semuanya diserahkan kepada sekolah, sedangkan pemerintah pusat hanya membuat kebijakan-kebijakan umum terkait dengan ujian yang dilaksanakan.
  3. Tahun 1980-2000, pada tahun ini, untuk mengendalikan, mengevaluasi, dan mengembangkan mutu pendidikan, Ujian sekolah diganti menjadi Evaluasi Belajat Tahap Akhir Nasional (EBTANAS). Dalam ujian ini, dikembangkan perangkat ujian paralale untuk setiap mata pelajaran yang diujikan. Sedangkan terkait denga penggandaan dan monitoring soal dilaksanakan oleh daerah masing-masing.
  4. Tahun 2001-2004, pada tahun ini, EBTANAS diganti menjadi Ujian Akhir Nasional (UNAS). Hal yang menonjol dalam peralihan nama “EBTANAS” menjadi “UNAS” adalah penentuan kelulusan siswa, yaitu Dalam Ebtanas kelulusannya berdasarkan nilai 2 semester raport terakhir dan nilai EBTANAS murni, sedangkan UNAS ditentukan pada mata pelajaran secara individual.
  5. Tahun 2005-2009 ada perubahan sistem yaitu pada target wajib belajar pendidikan (SD/MI/SD-LB/MTs/SMP/SMP-LB/SMA/MA/SMK/SMA-LB) sehingga nilai kelulusan ada target minimal.
  6. Tahun 2010-Sekarang, UNAS diganti menjadi Ujian Nasional (UN). Untuk UN tahun 2012, ada ujian susulan bagi siswa yang tidak lulus UN. Dengan target, para siswa yang ujian dapat mencapai nilai standar minimal UN sehingga dapat lulus UN dengan baik.

Sejak 3-4 tahun yang lalu Bapak Menteri mengatakan bahwa UN bukan satu-satunya penentu kelulusan, masih ada beberapa komponen lain, seperti hasil Ujian Sekolah, akhlak/budi pekerti/tingkah laku. Namun kenyataan berlaku sebaliknya, sebagai contoh :

Di suatu sekolah yang berjumlah 100 siswa, ternyata 2 orang dinyatakan tidak lulus UN. Setelah ditelusuri ternyata keduanya sedang ada masalah pribadi/keluarga saat UN. Nilai raport semester 1 s.d. 5 ternyata pringkat 1.s.d.3, budi pekerti keduanya tidak ada masalah, sehingga rapat dewan guru dan sekolah memutuskan keduanya LULUS. Tapi permasalahan muncul, yaitu ; Ijasah mereka tidak dapat, karena negara hanya mengeluarkan sesuai dengan jumlah siswa yang lulus UN. Sekolah tidak bisa mengeluarkan ijasah sendiri, karena tidak ada peraturannya. Dinas dan peraturan menyatakan keduanya harus mengikuti Paket C kalau mau mendapatkan ijasah….Dilema bagi sekolah dan bukti bahwa kenyataan UN TETAP JADI SATU-SATUNYA penentu kelulusan.

Penulis kurang sependapat kalau UN dihapuskan, UN tetap ada namun jangan dijadikan penentu kelulusan, cukup menjadi pemetaan. Kelulusan serahkan pada guru dan sekolah. Pemerintah tinggal membuat aturan teknis untuk sekolah/dinas/provinsi  yang hasil UN tidak lulus 100%, lalu berubah menjadi lulus 100%. Bagaimana mekanisme, tata cara dan syarat pengajuan pencetakan ijasah, transkrip nilai tambahan.

Jika UN hanya menjadi pemetaan saja, maka kecemasan tahunan tersebut akan jauh berkurang. Siswa akan jujur mengerjakan, tidak perlu mencari bocoran jawaban, tidak perlu mengadakan “ritual-ritual”, tidak perlu pengawas independen. Semoga saja….

Posted in Kewarganegaraan, Pendidikan | Tagged , , | Leave a comment

Sejarah RT-RW (di Indonesia)

Tidak banyak yang tahu tentang sejarah RT (Rukun Tetangga) dan RW (Rukun Warga) yang ada di masyarakat Indonesia. Saya pun baru mengetahui hari ini melalui sebuah koran. Selama ini RT-RW banyak membantu dalam memberi pelayanan kepada warganya. Dalam sejarah Indonesia, data – data masa pendudukan militer Jepang tidak banyak yang tersisa. Namun, salah satu peninggalan militer Jepang yang masih terasa sampai saat ini adalah RT-RW. Berdasarkan buku sejarah Indonesia karya Sartono Kartodirdjo,pada tanggal 8 Januari 1944, pemerintah militer Jepang yang menduduki nusantara memperkenalkan sistem tata pemerintahan baru yang disebut “Tonarigumi”(Rukun Tetangga, RT) dan “Azzazyokai”(Rukun Kampung,RK/RW).

Ketika itu pembentukan sistem ini bertujuan merapatkan barisan diantara penduduk Indonesia. Sistem ini bermaksud mengetatkan pengendalian pemerintah militer Jepang terhadap penduduk. Tonarigumi terdiri dari 10-20 rumah tangga, beberapa Tonarigumi dikelompokkan ke dalam Ku (desa atau bagian kota). Inilah salah peninggalan militer Jepang terhadap bangsa Indonesia (walo masih ada yg lain, seperti penggunaan bahasa Indonesia dlm kehidupan sehari-hari)

Posted in Kewarganegaraan, Pendidikan | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Pekerjaan (Sampingan)

Sudah hampir sebulan, lebih tepatnya 3 minggu kudalami pekerjaan sampingan baru. Awalnya pekerjaan ini untuk membantu tetangga, biar ada tambahan penghasilan. Dia sangat antusias, bahkan kuajak ke tempat pemesanan untuk bikin barang yang ada di Tambun, Bekasi, masih tetap semangat.

Namun setelah barang tersebut jadi, kubayar dan kuambil, tetangga tersebut mengemukakan berbagai macam alasan untuk sementara belum bisa. Akhirnya kujalani pekerjaan tersebut sebagai sambilan sepulang sekolah. Mulai jam 17.30 sampai menjelang maghrib. Halal, santai dan bebas korupsi, serta mengatur sendiri atau tidak diatur sama orang.

Pekerjaan baruku tersebut, ternyata melatih diriku untuk lebih sabar, lebih telaten dan perhatian, bahkan harus sangat hati – hati. Hati harus selalu riang mendengarkan iringan musik yang dinyalakan, baik musik/lagu anak – anak, lagu keagamaan, bahkan lagu – lagu perjuangan. Setiap hari, aku jalan – jalan sore yang menghasilkan. Bahkan kadang ditemani anak dan istri. Lumayan untuk satu setengah jam aku bisa dapat penghasilan rata – rata 30 s.d. 40 ribu.

Pembaca yang budiman….pekerjaan sampingan apakah yang sedang saya jalani sekarang ???

Posted in Mau Baca..silahkan klik, Sosial Budaya | Tagged , , , , , | Leave a comment

Merawat Sepeda Motor (di Musim Hujan)

Berikut ini tips untuk merawat sepeda motor, terutama pada musim hujan (walo dah mau abis musim hujannya).

1.  1.   Mencuci Motor

Setelah dipake dan diguyur hujan , sebaiknya dicuci karena air hujan banyak mengandung asam. Selain itu biar motor juga kelihatan bersih dan keren

2. 2.   motorRantai Motor

Air hujan bersifat asam bisa memicu karat pada rantai sepeda motor, terlebih yang tidak menggunakan tutup. Rajin – rajinlah untuk mengecek dan melumasinya

3.   3. Kanvas Rem dan Piston

Kanvas rem terbuat dari bahan asbes. Bahan tersebut bila terkena air akan menggelembung dan mengeras pada saat kering. Akibatnya rem terasa keras pada saat pedal rem diinjak atau muncul suara mendecit atau suara keras lainnya.

4.   4. Ban

Periksa tekanan angin pada ban. Sebab jika kurang, maka permukaan telapak yang sering bersentuhan dengan aspal semakin besar dan resiko habis semakin cepat. Lebih bagus jika menggunakan gas “nitrogen”

5.   5. Knalpot.

Yang sering rusak/aus/karat, biasanya bagian dalam knalpot dan leher knalpot akan keropos bila banyak kotoran menempel dan jarang/tidak pernah dibersihkan.

6.   6. Busi

Setelah motor selesai digunakan, sebaiknya anda mencabut cop atau karet penutup busi kemudian tiup dan lap dengan air besih. Jika perlu lepas busi dan dibersihkan dengan amplas halus

7.  7.  Kotak saringan udara

Bila piranti ini basah karena air hujan masuk atau merembes ke dalamnya, maka udara akan bercampur embun

8.  8.  Rem depan / belakang

9.   9. Kabel Body

1110. Jari – jari Roda

DiDiolah dari Majalah EXPLORE Edisi Perdana, Januari 2013 hal 66 – 68

Posted in Sosial Budaya | Tagged , , , | Leave a comment

Hikmah Surat Al – Ikhlas

Surat Al Ikhlas termasuk Surat Makkiyah (yang turun di Mekkah). Surat itu terdiri dari empat ayat yang tersusun dari lima belas kata, dan keseluruhan jumlah hurufnya 47 huruf.

al ikhlasSurat Al Ikhlas termasuk Surat Makkiyah (yang turun di Mekkah). Surat itu terdiri dari empat ayat yang tersusun dari lima belas kata, dan keseluruhan jumlah hurufnya 47 huruf.

Diriwayatkan dari Ubay bin Ka’ab, bahwa Rasulullah saw. bersabda; “Barang siapa membaca Surat Al Ikhlas satu kali, maka ia mendapat pahala sebanding dengan pahala seratus orangyang mati syahid. “

Diriwayatkan dari Anas bin Malik, bahwa Rasulullah saw bersabda; “Barang siapa membaca Surat Al Ikhlas satu kali, maka seakan-akan ia membaca sepertiga AIquran. Dan barang siapa membaca Surat Al Ikhlas dua kali, maka seakan-akan ia membaca dua pertiga Alquran. Dan barang siapa membaca Surat Al Ikhlas tiga kali, maka seakan-akan ia telah membaca Alquran seluruhnya. Dan barang siapa membaca Surat Al Ikhlas sebelas kali, maka Allah membuatkan sebuah rumah di surga untuknya,yakni rumahyang terbuat dariyaqut merah. “

Diriwayatkan dari Ubay bin Ka’ab, Jabir bin AbdiUah, Abu A’liyah, Asy Sya’biyi dan Ikrimah, bahwa Asbabun Nu^ul (sebab turunnya) Surat Al Ikhlas adalah ketika itu beberapa orang Qurais Mekkah, diantaranya, Amir bin Taufil, Zaid bin Qais, dan lainnya datang pada Rasulullah saw kemudian bertanya. “Wahai Muhammad, katakan pada kami tentang Tuhanmu. Apakah Dia terbuat dari emas, perak, besi, ataukah dari tembaga? Karena Tuhan-tuhan kami terbuat dari bahan-bahan tersebut.”

Rasulullah saw. menjawab, “aku adalah utusan Allah. Sungguh tiada apa pun yang menyamai Allah. Dan aku juga tak akan berkata apa pun tentang Allah menurut kata hatiku sendiri.”

Atas peristiwa itu maka turunlah Surat Al Ikhlas yang menyebutkan; “Katakan (hai Muhammad), Dialah Allah yang Maha Esa. Allah adalah tetnpat bergantung. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada sesuatu pun yang setara (menyamai) Dia. “

Dalam riwayat lain, disebutkan pula bahwa sebab turunnya Surat Al Ikhlas ialah ketika Rasulullah saw. keluar dari Mekkah hendak hijrah ke Madinah. Saat itu orang-orang kafir berkumpul di Dar An Nadwah, dekat rumah Abu Jahal. Mereka berkata, “barang siapa mampu mengembalikan atau menyerahkan Muhammad pada kami meski hanya kepalanya saja, akan kami beri hadiah seratus ekor onta merah yang pelupuk matanya hitam (onta paling mahal dan paling bagus). Di antara mereka yang berkumpul itu ada yang menyanggupi sayembara tersebut. Ia seorang lelaki bernama Suraqah bin Malik. Suraqah berkata, “aku akan membawa Muhammad pada kalian, dan sebaliknya kalian harus menyiapkan seratus ekor onta yang telah kalian janjikan itu untukku.” Suraqah kemudian berlalu dari hadapan mereka.

Dengan kencang Suraqah memacu kudanya. Ia membawa pedang terhunus untuk membunuh Rasulullah yang berada di depannya. Namun, atas kehendak Allah, bumi yang sangat taat pada-Nya membenamkan kuda Suraqah hingga sebatas lutut. Kuda itu tidak dapat bergerak.

“Wahai Muhammad, ampuni aku,” pinta Suraqah memelas.

Rasulullah lalu berdoa pada Allah agar kuda Suraqah dibebaskan. Allah pun mengabulkan doa tersebut, sehingga kuda Suraqah terbebas.

Setelah itu Rasulullah kembali meneruskan perjalanannya. Akan tetapi, baru beberapa saat onta beliau berjalan, Suraqah kembali menyusul dari belakang dengan pedang terhunus siap ditusukkan ke tubuh Rasulullah. Seketika itu pula kuda Suraqah kembali terperosok ke dalam tanah, terbenam hingga tak bisa bergerak. Kali ini kuda itu terbenam setinggi perutnya.

Suraqah berkata, “wahai Muhammad, ampuni aku. Aku tak kan mengulangi perbuatanku lagi.”

Maka Rasulullah kembali berdoa kepada Allah. Setelah kuda itu bisa keluar dari dalam tanah, Suraqah turun dan menghampiri Rasulullah saw. dengan posisi bersimpuh di depan onta beliau. “Wahai Muhammad, beritahu aku, siapa sebenarnya Tuhanmu yang memiliki kekuasaan dan kehebatan seperti ini? Apakah Dia terbuat dari emas, ataukah perak?”

Mendengar hal itu Rasulullah saw. tertunduk dan terdiam beberapa saat. Tiba-tiba Malaikat Jibril datang padanya membawa wahyu. Malaikat Jibril menyampaikan firman Allah: “Katakanlah (haiMuhammad), Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah tempat bergantung. Dia tidak berputra dan tidak pula diputrakan. Dan tidak ada seorang punyang setara dengan-Nja. “

Maka, kepada Suraqah, Rasulullah membacakan wahyu (Surat Al Ikhlas) yang baru saja turun itu.

Suraqah pun berkata, “Wahai utusan Allah, ajarkan Islam padaku.”

Rasulullah lalu mengajarinya tentang Islam. Suraqah masuk Islam dan melaksanakan ajaran-ajaran Islam dengan baik.

Sumber http://kolom.abatasa.com/kolom/detail/hikmah/1194/hikmah-surat-al—ikhlas.htm

 

Posted in Agama | Tagged , , | Leave a comment

Kejarlah Daku, Kau Ku…

Masuk bulan Februari agenda sekolah sangat padat. Try Out Uji Kompetensi, Tes Kendali Mutu, Uji Kompetensi sampai dengan Maret nanti Ujian Akhir Teori dan Praktik dan ditutup tanggal 15 – 18 April 2013 Ujian Nasional. Para guru, siswa dan orang tua seolah – olah mengejar waktu. Ya..tak terasa waktu sudah semakin dekat dengan namanya Ujian. Seperti baru kemarin masuk tahun baru Masehi 2013, eee…sekarang dah berakhir Februari dan masuk Maret 2013.

Agenda kelas X dan XI pun sami mawon, persiapan Ujian Tengah Semester (UTS) yang tentu saja harus didahului dengan penyusunan kisi-kisi dan soal, lalu diakhiri dengan koreksi dan input nilai di sas.smkdki.net. Lalu akan berlanjut dengan kegiatan – kegiatan lain. Betul apa yang jadi motto pak Dedi Dwitagama, yaitu “Tulis apa yang kita kerjakan dan Kerjakan apa yang kita tuliskan.”

Namun, kadang masih bisa disaksikan ada teman-teman berpikir apa yang saya kerjakan, atau saya mau mengerjakan apa. Padahal banyak yang bisa dikerjakan…akibatnya yang cape…ya tambah capek, yang nyantai ya tambah nyantai

Aaahh…nulis apa aku kali ini, gak jelas, cuma curcol alias curhat colongan. Gak nyambung antara judul dengan isi tulisan. ” Jaka Sembung naik ojek, gak nyambung Jek…”

Posted in Mau Baca..silahkan klik | Tagged , | Leave a comment

ODONG – ODONG

odong2BISNIS odong-odang merupakan perpaduan antara kreatifitas di bidang otomotif dan usaha. Kegiatan ini lumayan menjanjikan. Ada odong-odong sepeda gowes tapi ada juga motor maupun mobil yang dimodifikasi total.

Tentu saja untuk odong-odong jenis sepeda gowes, modalnya lebih kecil. Untuk odong-odong jenis motor modifikasi mesin hampir tidak ada kecuali sistem pengegrak belakang yang diubah menjadi penggerak body yang ditempati penumpang. Demikian mobil, lebih banyak modifikasi di sisi bodynya. Secara umum fasilitas hiburan rakyat bawah ini tak jauh berbeda.

Untuk odong-odong sepeda lebih mengandalkan otot penggowesnya. Kapasitas angkutnya pun maksimal hanya empat sampai lima anak kecil. Ongkos per anak relaitif murah. Rata-rata Rp1000 per anak per lagu yang diputar. Penggowes sepeda akan bekerja memutar pedal sepedanya menggerakan miniatur mobil, motor, kereta, aneka binatang atau apapun yang dinaiki anak-anak. Saat satu lagu berhenti mengalun saat itulah penggowes odong-odong berhenti.

odong2-1Untuk odong-odong motor dan mobil secara operasioanl sama dengan berputar-putar pada jarak tertentu. Umumnya odong-odong ini beroperasi di sekitar perkampungan. rata-rata perjalanan berkisar 30 – 45 menit sekali jalan. Tidak hanya anak-anak, odong-odong motor dan mobil ini bisa dinaiki juga orang tua. Untuk anak-anak biasanya Rp2000 per orang atau Rp3000 untuk dewasa. Sekali angkut odong-odong motor yang sudah dimodifikasi bisa mengangkut antara 10-15 orang. Sedangkan mobil bisa mencapai 30 orang. Rata – rata keuntungan untuk odong-odong sepeda Rp.30.000 – Rp.50.000, Odong-odong motor Rp.150.000 – 250.000 per hari, untuk mobil tentu saja di atas keduanya…..

 

Posted in Sosial Budaya | Tagged , , , | Leave a comment